Oli merupakan salah satu komponen untuk sebuah kendaraan, baik itu mobil maupun motor.
Oli berfungsi sebagai pelumas untuk melindungi bagian dalam motor dari gesekan yang menimbulkan aus pada mesin.
Sebaiknya oli diganti secara berkala sesuai dengan prosedur dari produsen kendaraan, biasanya oli diganti berdasarkan jarak tempuh kendaraan tersebut, rata-rata 2.000 km untuk sepeda motor dan 5.000 km untuk mobil.
Namun medan jalan yang ditempuh juga mempengaruhi pergantian berkala oli kendaraan.
Sepeda motor merupakan kendaraan favorit masyarakat Indonesia, selain harganya yang terjangkau, sepeda motor juga menjadi kendaraan mumpuni untuk menghindari kemacetan terutama bagi masyarakat yang tinggal di kota-kota besar.
Salah satu produsen sepeda motor terbesar di Indonesia,
Yamaha Motor Indonesia, berusaha memberikan produk-produk berkualitas untuk menjadi yang terdepan sepeda motor di Indonesia.
Selain mengeluarkan produk-produk sepeda motor yang berkualitas, Yamaha Honda,Suzuki,dll juga berusaha memberikan komponen berkualitas untuk menunjang performa sepeda motornya.
Salah satunya adalah oli dengan merek Yamalube,AHM,SGO(Suzuki Genuine Oil).
Namun sayangnya, di pihak produsen berusaha memberikan yang terbaik bagi konsumennya, di pihak lainnya ada saja oknum yang berusaha mengeruk keuntungan dengan cara membuat produk oli palsu.
Banyak kerugian yang diderita oleh konsumen jika menggunakan oli palsu yang berbahan dari oli bekas ini, diantaranya :
*Oli palsu membuat mesin tidak awet karena oli palsu tidak tahan panas
Oli palsu cepat menguap dikarenakan tidak tahan panas
*Oli palsu membuat bunyi mesin ngelitik dikarenakan oli yang kotor.
* Untuk membedakan oli yang Anda beli palsu atau bukan ada beberapa cara, yaitu :
1. Perhatikan warna oli palsu biasanya agak bening dan agak encer daripada oli asli.
2. Oli asli biasanya memiliki aroma yang khas, sedangkan oli palsu memiliki bau bekas pembakaran / sangit.
Namun cara memeriksa oli tersebut di atas memiliki sedikit kelemahan yaitu kita harus terlebih dahulu membeli oli tersebut.
Nah, khusus oli Yamalube asli memiliki cara mudah untuk memeriksa keaslian tanpa harus membeli oli tersebut terlebih dahulu, cukup memeriksa tampilan luar botol oli Yamalube yaitu :
1. Lihat tekstur label botol, oli Yamalube bertekstur seperti kulit jeruk
2. Tekan bagian tepi botol oli Yamalube yang ada
coakan nya ( liat foto di samping ibu jari )
3. Kelupas label yang ada coakannya tersebut, oli Yamalube asli lebih mudah mengelupas sedangkan oli Yamalube palsu tidak akan mengelupas / lengket dengan botol
Dan sekian semoga bermanfaat untuk anda
Minggu, 12 Juni 2016
Minggu, 15 Mei 2016
Lebih Kuat Yang Mana, Velg Racing atau Velg Jari-jari?
Velg merupakan salah satu bagian sepeda motor yang berperan sangat penting.
Sebab, velg merupakan tempat menempelnya ban pada ujung luar dari jari-jari roda agar dapat menggesek ketika berputar.
Ada dua jenis velg yang kita kenal pada sepeda motor.
Velg racing ( casting wheel ) dan velg jari-jari ( spoke wheel ).
Banyak pihak pun hingga kini masih penasaran terkait perbedaan dan kualitas dari kedua velg tersebut.
Bagi sebagian bikers , banyak yang memilih menggunakan velg racing , namun tak sedikit pula bikers yang memilih menggunakan velg jari-jari.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, velg
racing memiliki beberapa kelebihan, yakni karena palangnya sedikit, maka velg racing lebih mudah dibersihkan.
Selain itu, velg racing dianggap lebih piawai untuk selap-selip pada kecepatan tinggi dan lebih stabil saat hard braking Termasuk langsung bisa pakai ban tubeless
Sementara kekurangannya, velg racing jika rusak maka biayanya lebih mahal, bahkan jika sering menghantam lubang mudah speleng .
Jika sudah rusak fatal, velg
racing tidak bisa digunakan lagi.
"Velg racing lebih rentan mengalami kerusakan dan berbahaya dibandingkan velg aluminium atau velg jari-jari.
Apalagi jika musim hujan, velg racing lebih rentan, bisa retak dan penyok".
Sedangkan velg jari-jari, memiliki kelebihan lebih enteng dari model racing .
Perbedaannya, bisa lebih ringan lima kilogram dari velg racing .
Tak heran jika di dunia balap entah itu drag atau road race banyak bikers yang masih setia mengandalkan velg jari-jari.
Tak hanya itu, velg racing lebih aman jika digunakan di jalanan berlubang. Sebab, sanggup meminimalisir getaran pada mesin dan getaran pada roda lebih merata.
Menurut Atenk dari NGM Motor, velg jari-jari lebih kuat dan mudah divariasikan, karena dapat dimodifikasi dengan berbagai warna.
"Untuk perawatan, velg jari-jari tidak mudah karatan dan lebih mudah diperbaiki jika terkena lubang.
Kalau sering kena lubang, velg jari-jari bisa disetel ulang.
Bagusnya enam bulan sekali," kata Mamat.
Sementara kekurangannya, velg jari-jari lebih sulit dibersihkan, karena harus sabar membersihkan satu per satu jari-jari velg.
Sebab jika tidak dilakukan, mudah karatan. Tak hanya itu, velg jari-jari tidak bisa menggunakan ban tubless .
Satu lagi, velg jari-jari cenderung tidak stabil bila dipakai
hard braking .
Semoga bermanfaat
Sebab, velg merupakan tempat menempelnya ban pada ujung luar dari jari-jari roda agar dapat menggesek ketika berputar.
Ada dua jenis velg yang kita kenal pada sepeda motor.
Velg racing ( casting wheel ) dan velg jari-jari ( spoke wheel ).
Banyak pihak pun hingga kini masih penasaran terkait perbedaan dan kualitas dari kedua velg tersebut.
Bagi sebagian bikers , banyak yang memilih menggunakan velg racing , namun tak sedikit pula bikers yang memilih menggunakan velg jari-jari.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, velg
racing memiliki beberapa kelebihan, yakni karena palangnya sedikit, maka velg racing lebih mudah dibersihkan.
Selain itu, velg racing dianggap lebih piawai untuk selap-selip pada kecepatan tinggi dan lebih stabil saat hard braking Termasuk langsung bisa pakai ban tubeless
Sementara kekurangannya, velg racing jika rusak maka biayanya lebih mahal, bahkan jika sering menghantam lubang mudah speleng .
Jika sudah rusak fatal, velg
racing tidak bisa digunakan lagi.
"Velg racing lebih rentan mengalami kerusakan dan berbahaya dibandingkan velg aluminium atau velg jari-jari.
Apalagi jika musim hujan, velg racing lebih rentan, bisa retak dan penyok".
Sedangkan velg jari-jari, memiliki kelebihan lebih enteng dari model racing .
Perbedaannya, bisa lebih ringan lima kilogram dari velg racing .
Tak heran jika di dunia balap entah itu drag atau road race banyak bikers yang masih setia mengandalkan velg jari-jari.
Tak hanya itu, velg racing lebih aman jika digunakan di jalanan berlubang. Sebab, sanggup meminimalisir getaran pada mesin dan getaran pada roda lebih merata.
Menurut Atenk dari NGM Motor, velg jari-jari lebih kuat dan mudah divariasikan, karena dapat dimodifikasi dengan berbagai warna.
"Untuk perawatan, velg jari-jari tidak mudah karatan dan lebih mudah diperbaiki jika terkena lubang.
Kalau sering kena lubang, velg jari-jari bisa disetel ulang.
Bagusnya enam bulan sekali," kata Mamat.
Sementara kekurangannya, velg jari-jari lebih sulit dibersihkan, karena harus sabar membersihkan satu per satu jari-jari velg.
Sebab jika tidak dilakukan, mudah karatan. Tak hanya itu, velg jari-jari tidak bisa menggunakan ban tubless .
Satu lagi, velg jari-jari cenderung tidak stabil bila dipakai
hard braking .
Semoga bermanfaat
Merubah Karburator ke Injeksi Apa Saja Yang Perlu Diganti dan Fungsinya
Selain irit, motor injeksi juga lebih ramah lingkungan dibanding karbu!
Makanya,ane ngebet banget pengen punya motor injeksi. Namun, enggan ngejual Yamaha xxx ini, trus beli motor baru yang sudah menganut sistem injeksi. Ane kepinginan modifikasi karburator jadi injeksi .
Lalu.ane bawa deh ke bengkel yang biasa
modifikasi karburator jadi injeksi .
“ Budget terjangkau, tergantung spesifikasi yang diinginkan.
Kalau yang kita terapkan di Vega ini sekitar Rp 3 jutaan.
Sistem injeksinya pakai punya Jupiter Z1 dan Mio J.
Wah, kayak apa tuh modifikasi karburator jadi injeksi?
*FUEL PUMP
Pada sistem injeksi, tangki bensinnya dilengkapi oleh pompa bensin bertekanan tinggi.
Lalu disalurkan ke injektor lewat selang bertekanan tinggi pula, sehingga bensin yang keluar dari lubang injector sudah berupa kabut atau partikel-partikel kecil. "Tangki bawaan xx"
dimodif sedikit untuk buat dudukan pompa bensinnya yang diambil dari Yamaha Mio J.
THROTTLE BODY (TB) & INJEKTOR
Peran karbu digusur throttle body (TB) milik Jupiter Z1 yang punya diameter venturi 22 mm.
Part ini sebagai pengatur masuknya aliran udara ke ruang bakar, plus tempat dudukan injektor.
“TB-nya sudah satu set sama injektor yang punya 6 lubang sembur.
Untuk pemasangan TB, dudukan baut intake manifold di head disesuaikan lubang baut di TB. Posisi pemasangan TB dibikin down draft agar aliran udaranya lebih cepat masuk ke ruang bakar,” jelas pria asal kota xx tersebut.
*ELECTRONIC CONTROL UNIT (ECU)
Modul injeksi atau electronic control unit (ECU) dan sensor-sensornya juga pakai milik Jupiter Z1.
ECU Z1 ini mempunyai 33 pin, dimana terdapat 6 sensor, yaitu Throttle Position Sensor (TPS), Intake Air Pressure Sensor (IAPS), Intake Air Temperature Sensor (IATS), Crankshaft Position Sensor, Engine Temperature Sensor dan O2 sensor. Pemasangan sensor-sensor tersebut diposisikan sama kayak di Z1.
Sebagian memerlukan ubahan untuk membuat dudukannya.
*KELISTRIKAN
Masih andalkan part Jupiter Z1, terlihat sekali perbedaan magnet dari motor bersistem karburator dan injeksi.
Di sistem injeksi, tonjolan pulser di magnet lebih dari satu.
“Pemasangan sepul dan magnet Z1 ini butuh penyesuaian sedikit di bagian sepulnya.
Harus di ganjal dengan ring sebanyak tiga buah yang masing-masing mempunyai ketebalan 5 mm.
“Untuk kiproknya, memakai kepunyaan Yamaha Byson.
Ini dipilih karena kiprok Byson mempunyai pengisian yang lebih besar dan stabil dibanding punya Jupiter Z1,” tutupnya.
Semoga bermanfaat
Makanya,ane ngebet banget pengen punya motor injeksi. Namun, enggan ngejual Yamaha xxx ini, trus beli motor baru yang sudah menganut sistem injeksi. Ane kepinginan modifikasi karburator jadi injeksi .
Lalu.ane bawa deh ke bengkel yang biasa
modifikasi karburator jadi injeksi .
“ Budget terjangkau, tergantung spesifikasi yang diinginkan.
Kalau yang kita terapkan di Vega ini sekitar Rp 3 jutaan.
Sistem injeksinya pakai punya Jupiter Z1 dan Mio J.
Wah, kayak apa tuh modifikasi karburator jadi injeksi?
*FUEL PUMP
Pada sistem injeksi, tangki bensinnya dilengkapi oleh pompa bensin bertekanan tinggi.
Lalu disalurkan ke injektor lewat selang bertekanan tinggi pula, sehingga bensin yang keluar dari lubang injector sudah berupa kabut atau partikel-partikel kecil. "Tangki bawaan xx"
dimodif sedikit untuk buat dudukan pompa bensinnya yang diambil dari Yamaha Mio J.
THROTTLE BODY (TB) & INJEKTOR
Peran karbu digusur throttle body (TB) milik Jupiter Z1 yang punya diameter venturi 22 mm.
Part ini sebagai pengatur masuknya aliran udara ke ruang bakar, plus tempat dudukan injektor.
“TB-nya sudah satu set sama injektor yang punya 6 lubang sembur.
Untuk pemasangan TB, dudukan baut intake manifold di head disesuaikan lubang baut di TB. Posisi pemasangan TB dibikin down draft agar aliran udaranya lebih cepat masuk ke ruang bakar,” jelas pria asal kota xx tersebut.
*ELECTRONIC CONTROL UNIT (ECU)
Modul injeksi atau electronic control unit (ECU) dan sensor-sensornya juga pakai milik Jupiter Z1.
ECU Z1 ini mempunyai 33 pin, dimana terdapat 6 sensor, yaitu Throttle Position Sensor (TPS), Intake Air Pressure Sensor (IAPS), Intake Air Temperature Sensor (IATS), Crankshaft Position Sensor, Engine Temperature Sensor dan O2 sensor. Pemasangan sensor-sensor tersebut diposisikan sama kayak di Z1.
Sebagian memerlukan ubahan untuk membuat dudukannya.
*KELISTRIKAN
Masih andalkan part Jupiter Z1, terlihat sekali perbedaan magnet dari motor bersistem karburator dan injeksi.
Di sistem injeksi, tonjolan pulser di magnet lebih dari satu.
“Pemasangan sepul dan magnet Z1 ini butuh penyesuaian sedikit di bagian sepulnya.
Harus di ganjal dengan ring sebanyak tiga buah yang masing-masing mempunyai ketebalan 5 mm.
“Untuk kiproknya, memakai kepunyaan Yamaha Byson.
Ini dipilih karena kiprok Byson mempunyai pengisian yang lebih besar dan stabil dibanding punya Jupiter Z1,” tutupnya.
Semoga bermanfaat
Rabu, 11 Mei 2016
Penjelasan kelebihan dan kekurangan antara monoshock dan dauble shock
Kelebihannya :
1.Lebih Lembut
Pengalaman saya ber-BENGKEL-RIA selama ini menunjukkan bahwa bila para pengguna sepeda motor yang bersuspensi monoshock menggunakan peranti itu secara benar, maka efek yang ditimbulkan peranti itu jauh lebih nyaman ketimbang twin shock. Ayunan dan respon pegas lebih lembut kala pengendara melibas tanjakan atau jalan berlubang.
Namun, satu hal yang perlu dicatat penggunaannya juga harus sesuai dengan saran atau rekomendasi pabrikan. Misalnya, beban yang diangkut tidak melebihi yang ditetapkan.
“Setiap motor pasti ada aturan beban maksimalnya, misalnya bobot motor hanya 95 kilogram maka jangan mengangkut beban lebih dari itu,”
2. Lebih bergaya
Peranti monoshock umumnya digunakan oleh motor sport yang biasa digunakan di laga balap. Sehingga, motor yang menggunakan peranti itu juga akan memancarkan aura sporty.
Terlebih,dari sisi tampilan lebih ringkas, praktis dan minimalis. “Tampilan seperti itulah yang mekmbuat orang gandrung ke peranti itu,”
3. Performa lebih stabil.
Monoshock sangat menunjang kestabilan motor di saat pengendara bermanuver di tikungan, jalan yang berkelok tajam, berlubang atau bergelombang dalam kecepatan sedang atau bahkan tinggi.
Kestabilan itu tercipta karena beban yang harus didistribusikan oleh motor kala beraksi di berbagai lintasan tersebut disangga oleh satu titik yang sejak awal memang dipersiapkan mampu menahan beban berat.
Melalui monoshock beban motor dipusatkan di tengah lengan ayun.
Hal itu berbeda dengan twin shock, karena sedari awal dirancang untuk membagi beban ke kedua titik yaitu di masing-masing shockbreaker.
"Sehingga, di saat menikung atau bermanuver beban yang disangga shockbreaker berbed. Itulah yang menyebabkan ketidakstabilan"
B. Kekurangan
1. Tidak cocok untuk mengangkut beban berat
Karena titik tumpuan shockbreaker jenis ini hanya pada satu tempat maka upayakan selalu mengakut beban yang tidak melebihi standar yang ditetapkan pabrikan. Bila melebihi angka tersebut, maka komponen peranti itu akan cepat aus atau rusak.
Bahkan, bila dipaksakan – misalnya berkendara dengan tiga orang atau lebih – maka shock kemungkinan akan ambles.
Bila hal itu terjadi, maka Anda harus siap merogoh kocek dalam-dalam, karena biaya perbaikannya mahal.
2. Umur lebih pendek
Pada umumnya, pabrikan menetapkan masa pakai atau umur shockbreaker ini adalah 20 ribu kilometer pemakaian.
Memang, bisa saja pemilik kendaraan bermotor merasa peranti suspensi itu masih oke-oke saja meski telah menempuh jarak 20 ribu kilometer.
“Namun, mereka harus waspada. Sebab, dengan umur pakai yang telah melampui batas potensi rusak bisa terjadi kapan, sehingga perlu kewaspadaan tinggi,”
Selain itu, para pemilik motor juga harus rajin memeriksa oli suspensi yang ada di tabung. Pasalnya, bila oli telah encer menyebabkan peranti itu tidak bisa bekerja secara maksimal. Bila itu terjadi, maka bahaya pun mengintai.
3. Lebih mahal
Untuk memasang atau modifikasi dari twin shock ke monoshock diperlukan biaya yang tidak kecil.
Dengan patokan harga komponen yang ada saat ini, untuk motor bebek kisaran biaya modifikasi Rp 1,8 – 2,5 juta.
Selain itu, untuk modifikasi juga harus ditunjang oleh sasis motor yang kuat serta peranti suspensi bagian depan yang mumpuni.
Bila tidak, justeru menimbulkan potensi kecelakaan.
Sebab, bisa saja terjadi, pada saat motor melaju kencang tiba-tiba ambles. Motor pun oleng-oleng.
Namun, bila motor memiliki sasis yang kuat serta harga komponen dan pemasangan tidak mahal, maka monoshock jauh lebih menguntungkan.
DOUBLE SHOCK atau dikenal dengan TWINSOCK
Kelebihan
1. Harga jelas lebih murah
2. Kapasitas daya angkut penumpang, bisa mengangkut berat maksimal.
3. Pemasangannya mudah (disesuaikan dengan standar bawaan pabrikan juga sich :)
Kelemahannya :
Tumpuan beban yang semestinya di bagi sama besar di kedua shock hanya disangga oleh satu shock saat motor menikung dan meliuk-liuk. Akibatnya, motor tidak stabil kala pengendara melakukan manuver.
Sehingga motor juga kurang lincah diajak bermanuver.
Cukup sekian penjelasan dari saya dan semoga bermanfaat bagi anda.
1.Lebih Lembut
Pengalaman saya ber-BENGKEL-RIA selama ini menunjukkan bahwa bila para pengguna sepeda motor yang bersuspensi monoshock menggunakan peranti itu secara benar, maka efek yang ditimbulkan peranti itu jauh lebih nyaman ketimbang twin shock. Ayunan dan respon pegas lebih lembut kala pengendara melibas tanjakan atau jalan berlubang.
Namun, satu hal yang perlu dicatat penggunaannya juga harus sesuai dengan saran atau rekomendasi pabrikan. Misalnya, beban yang diangkut tidak melebihi yang ditetapkan.
“Setiap motor pasti ada aturan beban maksimalnya, misalnya bobot motor hanya 95 kilogram maka jangan mengangkut beban lebih dari itu,”
2. Lebih bergaya
Peranti monoshock umumnya digunakan oleh motor sport yang biasa digunakan di laga balap. Sehingga, motor yang menggunakan peranti itu juga akan memancarkan aura sporty.
Terlebih,dari sisi tampilan lebih ringkas, praktis dan minimalis. “Tampilan seperti itulah yang mekmbuat orang gandrung ke peranti itu,”
3. Performa lebih stabil.
Monoshock sangat menunjang kestabilan motor di saat pengendara bermanuver di tikungan, jalan yang berkelok tajam, berlubang atau bergelombang dalam kecepatan sedang atau bahkan tinggi.
Kestabilan itu tercipta karena beban yang harus didistribusikan oleh motor kala beraksi di berbagai lintasan tersebut disangga oleh satu titik yang sejak awal memang dipersiapkan mampu menahan beban berat.
Melalui monoshock beban motor dipusatkan di tengah lengan ayun.
Hal itu berbeda dengan twin shock, karena sedari awal dirancang untuk membagi beban ke kedua titik yaitu di masing-masing shockbreaker.
"Sehingga, di saat menikung atau bermanuver beban yang disangga shockbreaker berbed. Itulah yang menyebabkan ketidakstabilan"
B. Kekurangan
1. Tidak cocok untuk mengangkut beban berat
Karena titik tumpuan shockbreaker jenis ini hanya pada satu tempat maka upayakan selalu mengakut beban yang tidak melebihi standar yang ditetapkan pabrikan. Bila melebihi angka tersebut, maka komponen peranti itu akan cepat aus atau rusak.
Bahkan, bila dipaksakan – misalnya berkendara dengan tiga orang atau lebih – maka shock kemungkinan akan ambles.
Bila hal itu terjadi, maka Anda harus siap merogoh kocek dalam-dalam, karena biaya perbaikannya mahal.
2. Umur lebih pendek
Pada umumnya, pabrikan menetapkan masa pakai atau umur shockbreaker ini adalah 20 ribu kilometer pemakaian.
Memang, bisa saja pemilik kendaraan bermotor merasa peranti suspensi itu masih oke-oke saja meski telah menempuh jarak 20 ribu kilometer.
“Namun, mereka harus waspada. Sebab, dengan umur pakai yang telah melampui batas potensi rusak bisa terjadi kapan, sehingga perlu kewaspadaan tinggi,”
Selain itu, para pemilik motor juga harus rajin memeriksa oli suspensi yang ada di tabung. Pasalnya, bila oli telah encer menyebabkan peranti itu tidak bisa bekerja secara maksimal. Bila itu terjadi, maka bahaya pun mengintai.
3. Lebih mahal
Untuk memasang atau modifikasi dari twin shock ke monoshock diperlukan biaya yang tidak kecil.
Dengan patokan harga komponen yang ada saat ini, untuk motor bebek kisaran biaya modifikasi Rp 1,8 – 2,5 juta.
Selain itu, untuk modifikasi juga harus ditunjang oleh sasis motor yang kuat serta peranti suspensi bagian depan yang mumpuni.
Bila tidak, justeru menimbulkan potensi kecelakaan.
Sebab, bisa saja terjadi, pada saat motor melaju kencang tiba-tiba ambles. Motor pun oleng-oleng.
Namun, bila motor memiliki sasis yang kuat serta harga komponen dan pemasangan tidak mahal, maka monoshock jauh lebih menguntungkan.
DOUBLE SHOCK atau dikenal dengan TWINSOCK
Kelebihan
1. Harga jelas lebih murah
2. Kapasitas daya angkut penumpang, bisa mengangkut berat maksimal.
3. Pemasangannya mudah (disesuaikan dengan standar bawaan pabrikan juga sich :)
Kelemahannya :
Tumpuan beban yang semestinya di bagi sama besar di kedua shock hanya disangga oleh satu shock saat motor menikung dan meliuk-liuk. Akibatnya, motor tidak stabil kala pengendara melakukan manuver.
Sehingga motor juga kurang lincah diajak bermanuver.
Cukup sekian penjelasan dari saya dan semoga bermanfaat bagi anda.
Jumat, 06 Mei 2016
Fungsi Komponen Komponen Utama Mesin (Engine)
Fungsi Komponen komponen utama Mesin (Engine)
1. Spark plug (Busi): untuk meloncatkan bunga api tegangan tinggi ke dalam silinder, yang akan digunakan untuk membakar campuran udara dan bahan bakar.
2. Adjusting shim: penyetel celah dengan metode shim.
3. Valve lifter: Sebagai pengangkat katup
4. Exaust valve: untuk membuka dan menutup saluran buang atau exhaust manifold.
5. Valve guide: Untuk penghantar gerakan katup
6. Gasket: sebagai perapat yang biasanya digunakan untuk mencegah adanya kebocoran.
7. Water jacket: untuk saluran air pendingin di dalam mesin.
8. Cylinder block (Blok Silinder) : untuk tempat silinder yang berfungsi sebagai tempat bergeraknya piston
9. Piston (torak) : untuk menerima tekanan pembakaran dan meneruskan tekanan untuk memutar poros engkol melalui connecting rod.
10. Batang piston (connecting rod) berfungsi untuk meneruskan tenaga/gerak dari piston ke poros engkol.
11. Small end : untuk menempatkan pena piston
12. Big end : untuk pemegang pin journal pada poros engkol
13. Conecting rod bearings : sebagai bantalan
14. Oil hole : untuk menyalurkan oli pendingin menuju piston
15. Conecting rod cap : sebagai penahan connecting rod dengan pin
16. Combustion chamber/ ruang bakar : untuk tempat pembakaran campuran udara dan bahan bakar
17. Valve seat/skep : sebagai tempat dudukan kepala katup
18. Oil seal : Sebagai perapat oli agar tidak masuk ke ruang bakar
19. Intake valve: untuk membuka dan menutup saluran pemasukan bahan bakar dan udara
20. Valve keepers/pin katup: sebagai pengunci antara katup dengan pegas
21. To exhaust manifold : disambung dengan manifold buang
22. To intake manifold : disambung dengan manifold masuk
23. Poros engkol : sebagai pengubah gerak bolak-balik piston menjadi gerak putaran yang diteruskan putaran ke system kopling system transmisi, putaran diteruskan ke garden/ propeller dan ke roda.
24. Bak oli (carter) berfungsi untuk menampung oli ketika mesin berhenti
25. Crank pin: untuk tempat tumpuan big end batang piston
26. Crank journal: sebagai titik tumpu pada blok motor
27. Counter balance weight: sebagai bobot penyeimbang putaran
28. Fly wheel / roda gila : sebagai peringan putaran pada poros engkol dan
sebagai starter mesin.
29. Poros nok (Cam shaft) : berfungsi untuk membuka dan menutup katup sesuai timing (saat) yang ditentukan, menggerakkan pompa bensin dan sebagai gigi penggerak distributor.
30. Journal: sebagai titik tumpu putaran poros
31. Cam shaft drive gear: sebagai gigi pemutar
32. Cam shaft driven gear: sebagai gigi yang diputarkan
33. Intake cam shaft: penggerak mekanik katup masuk
34. Exhaust cam shaft: penggerak mekanik katup buang
35. Cam shaft timing pulley: untuk menepatkan posisi katup dengan piston
36. Cut-out groove: untuk menggerakkan didtributor
37. Karburator : sebagai pencampur udara dengan bensin, dan menyediakan campuran udara dan bahan bakar secara tepat
38. Nozzle (injector): untuk menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar (mesin
diesel)
39. Pengendap air (Water cendimeter): Untuk mengendapkan air yang ada pada
bahan bakar mesin diesel.
40. Timing gear, timing belt, timing chain/ kamrat : untuk penghubung putaran poros engkol dengan poros nok, sekaligus menepatkan posisi katup dengan piston.
41. Bak engkol : sebagai tempat penampung oli mesin.
42. Radiator : menampung air pendingin untuk didinginkan oleh kipas.
43. Slang bawah radiator: Untuk mengalirkan air ke engine
44. Slang atas radiator: Untuk mengalirkan air panas dari engine
45. Thermostaat: Sebagai pengontrol suhu kerja engine
46. Pompa air/Water pump: untuk mensirkulasikan air
47. Tali kipas/Fan belt: Untuk menggerakkan kipas pendingin
48. Tangki (Fuel tank): sebagai penampung bahan bakar
49. Pompa (Fuel pump): Menyuplai bahan bakar dari tangki ke karburator
50. Baterai: sebagai penyimpan arus listrik.
51. Kontak (Switch): Untuk memutus dan menghubungkan
52. Koil: Merubah arus masuk primer menjadi arus keluar sekunder bertegangan tinggi
53. Distributor: Mendistribusikan/membagi arus tegangan tinggi ke tiap busi
54. Pena torak (piston pin) berfungsi untuk menghubungkan torak dengan bagian ujung yang kecil small end pada batang torak,
55. Pompa oli : Menghisap oli dari bak oli dan kemudian menekan dan menyalurkan ke bagian bagian mesin yang bergerak,
56. Filter oli berfungsi menyari oli mesin dari kotoran, logam logam, carbon, endapan lumpur dan lain lain.
1. Spark plug (Busi): untuk meloncatkan bunga api tegangan tinggi ke dalam silinder, yang akan digunakan untuk membakar campuran udara dan bahan bakar.
2. Adjusting shim: penyetel celah dengan metode shim.
3. Valve lifter: Sebagai pengangkat katup
4. Exaust valve: untuk membuka dan menutup saluran buang atau exhaust manifold.
5. Valve guide: Untuk penghantar gerakan katup
6. Gasket: sebagai perapat yang biasanya digunakan untuk mencegah adanya kebocoran.
7. Water jacket: untuk saluran air pendingin di dalam mesin.
8. Cylinder block (Blok Silinder) : untuk tempat silinder yang berfungsi sebagai tempat bergeraknya piston
9. Piston (torak) : untuk menerima tekanan pembakaran dan meneruskan tekanan untuk memutar poros engkol melalui connecting rod.
10. Batang piston (connecting rod) berfungsi untuk meneruskan tenaga/gerak dari piston ke poros engkol.
11. Small end : untuk menempatkan pena piston
12. Big end : untuk pemegang pin journal pada poros engkol
13. Conecting rod bearings : sebagai bantalan
14. Oil hole : untuk menyalurkan oli pendingin menuju piston
15. Conecting rod cap : sebagai penahan connecting rod dengan pin
16. Combustion chamber/ ruang bakar : untuk tempat pembakaran campuran udara dan bahan bakar
17. Valve seat/skep : sebagai tempat dudukan kepala katup
18. Oil seal : Sebagai perapat oli agar tidak masuk ke ruang bakar
19. Intake valve: untuk membuka dan menutup saluran pemasukan bahan bakar dan udara
20. Valve keepers/pin katup: sebagai pengunci antara katup dengan pegas
21. To exhaust manifold : disambung dengan manifold buang
22. To intake manifold : disambung dengan manifold masuk
23. Poros engkol : sebagai pengubah gerak bolak-balik piston menjadi gerak putaran yang diteruskan putaran ke system kopling system transmisi, putaran diteruskan ke garden/ propeller dan ke roda.
24. Bak oli (carter) berfungsi untuk menampung oli ketika mesin berhenti
25. Crank pin: untuk tempat tumpuan big end batang piston
26. Crank journal: sebagai titik tumpu pada blok motor
27. Counter balance weight: sebagai bobot penyeimbang putaran
28. Fly wheel / roda gila : sebagai peringan putaran pada poros engkol dan
sebagai starter mesin.
29. Poros nok (Cam shaft) : berfungsi untuk membuka dan menutup katup sesuai timing (saat) yang ditentukan, menggerakkan pompa bensin dan sebagai gigi penggerak distributor.
30. Journal: sebagai titik tumpu putaran poros
31. Cam shaft drive gear: sebagai gigi pemutar
32. Cam shaft driven gear: sebagai gigi yang diputarkan
33. Intake cam shaft: penggerak mekanik katup masuk
34. Exhaust cam shaft: penggerak mekanik katup buang
35. Cam shaft timing pulley: untuk menepatkan posisi katup dengan piston
36. Cut-out groove: untuk menggerakkan didtributor
37. Karburator : sebagai pencampur udara dengan bensin, dan menyediakan campuran udara dan bahan bakar secara tepat
38. Nozzle (injector): untuk menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar (mesin
diesel)
39. Pengendap air (Water cendimeter): Untuk mengendapkan air yang ada pada
bahan bakar mesin diesel.
40. Timing gear, timing belt, timing chain/ kamrat : untuk penghubung putaran poros engkol dengan poros nok, sekaligus menepatkan posisi katup dengan piston.
41. Bak engkol : sebagai tempat penampung oli mesin.
42. Radiator : menampung air pendingin untuk didinginkan oleh kipas.
43. Slang bawah radiator: Untuk mengalirkan air ke engine
44. Slang atas radiator: Untuk mengalirkan air panas dari engine
45. Thermostaat: Sebagai pengontrol suhu kerja engine
46. Pompa air/Water pump: untuk mensirkulasikan air
47. Tali kipas/Fan belt: Untuk menggerakkan kipas pendingin
48. Tangki (Fuel tank): sebagai penampung bahan bakar
49. Pompa (Fuel pump): Menyuplai bahan bakar dari tangki ke karburator
50. Baterai: sebagai penyimpan arus listrik.
51. Kontak (Switch): Untuk memutus dan menghubungkan
52. Koil: Merubah arus masuk primer menjadi arus keluar sekunder bertegangan tinggi
53. Distributor: Mendistribusikan/membagi arus tegangan tinggi ke tiap busi
54. Pena torak (piston pin) berfungsi untuk menghubungkan torak dengan bagian ujung yang kecil small end pada batang torak,
55. Pompa oli : Menghisap oli dari bak oli dan kemudian menekan dan menyalurkan ke bagian bagian mesin yang bergerak,
56. Filter oli berfungsi menyari oli mesin dari kotoran, logam logam, carbon, endapan lumpur dan lain lain.
Kamis, 05 Mei 2016
Penyebab lampu depan pada motor sering mati
Sebab bohlam mati mendadak karena usai pakai, konslet atau masalah pada komponen pedukungnya, yaitu kiprok (rectifier/regulator). Tapi, kalau sering, sudah pasti kiprok penyebabnya.
Karena part ini punya kemampuan mengatur aliran listrik dari sepul ke bohlam lampu, juga masuknya setrum ke aki.
Nah, bohlam putus dalam tempo singkat pada skubeknya yang berlampu dua.
Karena mekanik tahunya bohlam putus, disarankan agar ganti tanpa melakukan pemeriksaan part lain. Nggak lama, salah satu bohlam kembali putus dan aki ikutan soak.
jika seperti itu, kiprok di skubek alami masalah.
Gejala bisa dimulai dari komponen pengatur arus ke lampu, lalu merambat ke komponen pangatur pengisian aki. Apalagi kedua bertempat di dalam satu boks (kiprok).
Maka obatnya cuma ganti kiprok original, terang Muhamad Masum, instruktur sekolah mekanik HMTC Surabaya.
Sedikit penjelasan Masum, sumber arus listrik motor didapat dari lilitan sepul arus AC (AC = Alternating Current) dan besar tegangan berubah-ubah sesuai putaran mesin.
Maka diperlukan alat pengubah sistem arah arus dari AC jadi DC, yang selanjutnya ditampung di aki dan tidak akan balik ke sepul pengisian. Alat inilah yang kita sebut Kiprok.
Seiring kemajuan teknologi, kiprok terdiri dari dioda (berupa mikro elektronik berbahan material semi-konduktor bersifat sebagai pengantar arus listrik pada satu arah), akhirnya pabrikan motor mengembangkan teknologi pada kiprok yang namanya jadi regulator/rectifier.
Di dalam komponen pun masih dilengkapi kiprok yang disempurnakan rangkaian penyetabil tegangan. Jadi, meski motor tak dilengkapi kiprok (kiprok rusak), kelistrikan seperti lampu tidak cepat putus.
Karena part ini punya kemampuan mengatur aliran listrik dari sepul ke bohlam lampu, juga masuknya setrum ke aki.
Nah, bohlam putus dalam tempo singkat pada skubeknya yang berlampu dua.
Karena mekanik tahunya bohlam putus, disarankan agar ganti tanpa melakukan pemeriksaan part lain. Nggak lama, salah satu bohlam kembali putus dan aki ikutan soak.
jika seperti itu, kiprok di skubek alami masalah.
Gejala bisa dimulai dari komponen pengatur arus ke lampu, lalu merambat ke komponen pangatur pengisian aki. Apalagi kedua bertempat di dalam satu boks (kiprok).
Maka obatnya cuma ganti kiprok original, terang Muhamad Masum, instruktur sekolah mekanik HMTC Surabaya.
Sedikit penjelasan Masum, sumber arus listrik motor didapat dari lilitan sepul arus AC (AC = Alternating Current) dan besar tegangan berubah-ubah sesuai putaran mesin.
Maka diperlukan alat pengubah sistem arah arus dari AC jadi DC, yang selanjutnya ditampung di aki dan tidak akan balik ke sepul pengisian. Alat inilah yang kita sebut Kiprok.
Seiring kemajuan teknologi, kiprok terdiri dari dioda (berupa mikro elektronik berbahan material semi-konduktor bersifat sebagai pengantar arus listrik pada satu arah), akhirnya pabrikan motor mengembangkan teknologi pada kiprok yang namanya jadi regulator/rectifier.
Di dalam komponen pun masih dilengkapi kiprok yang disempurnakan rangkaian penyetabil tegangan. Jadi, meski motor tak dilengkapi kiprok (kiprok rusak), kelistrikan seperti lampu tidak cepat putus.
Minggu, 01 Mei 2016
Cara Mengatasi Rem Blong Saat Berkendara dijalan raya
Dalam kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, rem merupakan salah satu komponen yang tergolong sangat penting. Jika tidak mendapatkan perhatian, maka akan berdampak buruk, seperti kecelakaan yang dapat mempertaruhkan nyawa kitamaupun orang lain.
Hal yang harus kita diperhatikan sebelum mengendarai mobil yakni, mengecek minyak rem.
Hal ini merupakan tahap dasar sebelum melakukan perjalanan. Jika minyak rem sudah berubah warna sebaiknya harus diganti dengan yang baru.
Memeriksa minyak rem merupakan tahap dasar, namun merupakan hal terpenting. Jika sudah berubah warna menjadi coklat, maka harus diganti.
Karena kualitas warna tersebut akan sangat mempengaruhi kualitas pengereman pada kendaraan tersebut.
Setelah melakukan pengecekan pada minyak rem, hal yang harus kita lakukan yakni, memeriksa booster dan pedal rem dengan cara menginjak pedal rem dalam keadaan mesin mati, lalu kembali menyalakan mesin dan tetap menginjak pedal rem tersebut.
Pedal rem yang masih bagus jika di injak dalam keadaan mesin mati akan ada tekanan dan saat mesin dinyalakan pedal tersebut akan sedikit kendor. Itu dapat dinyatakan bahwa pedal rem masih bagus.
Jika kita mengalami rem blong saat mobil sedang berjalan, sebaiknya kita jangan gugup dan segera mengambil langkah langkah sebagai berikut :
1. Turunkan Gigi secepat mungkin
Turunkan gigi kendaraan anda bertahap dari 5,4,3,2 sampai gigi 1
2. Gunakan rem tangan setelah menurunkan gigi
Rem tangan dapat menghentikan kendaraan anda sampai benar-benar berhenti saat kecepatan sudah rendah
3. Arahkan kendaraan anda ke jalur lambat secara perlahan
Segera arahkan kendaraan Anda ke jalur lambat atau bahu jalan, untuk mencari tempat berhenti yang benar-benar aman dari mobil lain yang berkecepatan tinggi. Gunakan kaca spion dan lakukan perlahan.
4. Jauhkan kaki anda dari pedal gas
Mungkin yang ini sudah pasti, karena tujuan kita adalah menghentikan kendaraan bukan menambah kecepatan
5. Cek benda yang menghalangi pedal rem
Percaya atau tidak, benda-benda yang kita taruh dibawah kursi dapat maju ke depan akibat gaya inertia pengereman, dan memblokir pedal rem dari belakang.
6. Injak dan kocok rem berkali-kali
Kalau kendaraan anda tanpa ABS, cobalah injak pedal rem berkali-kali, terkadang rem blong juga bersifat sementara. Mobil dengan ABS harus menginjak rem dengan perlahan, karena ABS juga turut membantu kita melakukan tindakan pengereman automatis.
7. Peringati orang lain
Nyalakan lampu hazard, atau beri tanda dengan mengeluarkan seutas kain dari jendela dan dilambaikan. Bila tidak ada kain, dapat juga menggunakan tisu, Klakson dan lain lain. Usahakan melihat spion belakang sebelum melambai.
8. Jika terpaksa harus menabrak, tabraklah sesuatu yang “Lunak dan aman”
Jika keadaan sangat mendesak atau urgent, carilah objek yang terlihat lunak, seperti Pagar kayu, Tanah, Pasir, dll. Carilah benda yang terlihat dapat menyerap benturan.
9. Tetap tenang
Dengan mengetahui langkah-langkah di artikel ini, anda harus mempunyai ketenangan dan kepercayaan diri untuk melakukan hal apa yang harus anda lakukan, karena panik bukanlah jawaban dan berakibat fatal.
10. Setelah anda berhenti, mintalah pertolongan
Jangan mencoba utk mengendarai kendaraan anda kembali, carilah pertolongan dengan memanggil mekanik untuk memperbaiki, atau mobil derek untuk menarik kendaraan anda ke bengkel terdekat.
Semoga bermanfaat dan berguna untuk Anda.
Efek samping Telat Ganti Oli Mesin
Efek samping telat ganti oli . Mesin mobil atau sepeda motor sudah sepantasnya mendapatkan perawatan yang rutin dan serius. Kinerja mesin akan lancar dan optimal apabila kualitas oli mesin masih dalam kondisi baik. Merawat mesin kendaraan memang sebenarnya mudah, akan tetapi faktanya masih banyak yang lalai untuk service rutin. Padahal apabila sampai terlambat mengganti oli, akibatnya akan sangat berbahaya terhadap kesehatan mesin.
Fungsi dari oli mesin adalah sebagai pelumas komponen mesin, mengurangi gesekan antar komponen, pendingin mesin dll. Dengan adanya oli ini maka sebuah kendaraan akan sangat lancar dan nyaman pada saat dipakai jalan.
Tanpa oli, maka kinerja mesin tidak akan berjalan dengan baik. Kualitas oli juga akan makin berkurang seiring dengan lama pemakaiannya. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan pada mesin kendaraan, maka oli mesin perlu diganti.
Misalnya saja dari apa yang kasat mata dapat dilihat dari oli yang sudah lama dipakai dan belum diganti. Warnanya akan berubah menjadi hitam dan lebih kental. Biasanya juga oli akan berkurang selama dipakai, jadi ketika di keluarkan pada saat diganti, jelas terlihat volumenya yang sudah banyak berkurang.
Penggantian oli mesin secara berkala wajib dilakukan. Misalnya saja pada mobil baru biasanya setiap 2000 – 3000 km atau 5000 km oli wajib diganti dengan yang baru. Sedangkan untuk kendaraan yang lebih tua biasanya memerlukan penggantian oli yang dalam jarak waktu yang lebih cepat. Nah untuk urusan ini, anda bisa menanyakannya langsung kepada bengkel kepercayaan anda, karena bengkel lebih paham. Dengan begitu kinerja mesin akan selalu terjaga dengan baik.
Beberapa akibat telat ganti oli :
1. Rusaknya komponen mesin
Pada mesin sepeda motor atau mobil akan terjadi kerusakan komponen yang seringkali menyebabkan harus dilakukannya penggantian komponen yang baru. Ini tentu akan makan biaya yang lumayan. Misalnya saja pada sepeda motor, akan terjadi kerusakan pada seker. Contoh kerusakan : biasanya banyak terjadi pada bantalan poros engkol, dinding siliner dll.
2. Seker ngancing
Masih pada sepeda motor, kalau sampai telat ganti oli, maka bisa terjadi yang namanya seker ngancing. Ini tentu sangat berbahaya bagi sang pengendara. Karena pada saat dipakai jalan dan seker ngancing karena oli telah banyak berkurang atau bahkan habis, maka kendaraan akan berhenti seketika dan macet.
3. Mesin jadi kasar
Saat oli telat diganti, biasanya tandanya juga jelas terlihat pada mesin itu sendiri. Mesin akan terasa lebih kasar dari biasanya. Kalau oli masih bagus dan volumenya masih belum banyak berkurang, maka mesin akan enak diajak jalan dan suaranya halus. Getaran keras yang terjadi pada mesin ini, akibat volume oli mesin yang sudah jauh berkurang atau bahkan habis.
Lihat juga : Penyedia kebutuhan otomotif terpercaya dg harga murah
4. Boros BBM
Jika sampai terlambat mengganti oli, maka salah satu resikonya adalah konsumsi bahan bakar kendaraan jadi sangat boros. Kenapa bisa begitu? alasannya karena ketika mesin menyala atau sedang dipakai, maka akan terjadi gesekan antar komponen mesin. Nah, ketika oli sudah lama tidak diganti, maka gesekan antar komponen mesin tersebut akan makin keras dan kasar. Akibatnya, tarikan mesin jadi lebih kuat dan kondisi ini membutuhkan lebih banyak konsumsi bahan bakar, makanya jadi lebih boros BBM.
5. Mesin kepanasan atau overheating
Seperti yang sudah dijelaskan diawal, bahwasanya salah satu fungsi oli pada mesin adalah sebagai pendingin mesin. Nah, ketika kondisi oli sudah dalam keadaan jelek dan volumenya sudah berkurang karena terlambat diganti, maka oli tidak dapat mendinginkan mesin dengan baik, proses pendinginan mesin jadi semakin lambat. maka kondisi mesin akan menjadi panas. Jika dibiarkan seperti ini terus, maka lama kelamaan komponen mesin bisa rusak. Salah satu contoh kerusakan yang terjadi adalah kepala silinder akan melengkung dan jika sudah begini kepala silinder harus diganti. Mengerikan bukan?
6. Kinerja mesin akan jauh berkurang
Jika oli lama tidak diganti atau terlambat diganti, salah satu resiko yang mudah dilihat adalah mesin akan menjadi jauh lebih berkurang performanya. Bagaimana tidak, fungsi oli pada mesin sangatlah vital, maka ketika kondisi oli sudah tidak bagus lagi, maka secara otomatis performa mesin pun akan menurun drastis.
7. Usia mesin jadi lebih pendek
Usia pakai mesin, iya ini sangat erat kaitannya dengan kondisi oli. Apabila oli rutin diganti maka usia pakai mesin akan bisa jauh lebih lama dibandingkan dengan mesin yang olinya tidak pernah diganti atau sering terlambat diganti. Bagaimana, apakah anda mau mesin kendaraan anda hanya bertahan dalam waktu yang singkat? bukankah ini akan merugikan anda sendiri?
8. Harus turun mesin
Ini adalah resiko yang harus ditebus ketika sering telat mengganti oli. Iya, kalau sudah terlalu sering terjadi masalah pada mesin, maka mau tidak mau akan terjadi kerusakan komponen-komponen mesin. Dan untuk menyembuhkannya, atau memulihkan kondisi mesin kepada kondisi yang bagus kembali, maka diperlukan adanya penggantian komponen mesin dengan yang baru. Cara yang bisa ditempuh adalah dengan cara turun mesin. Dan proses ini akan memakan biaya yang tidak sedikit. Hmm, cukup mengerikan. Jika mesin kendaraan anda tidak mau bernasib seperti ini, maka anda harus memperhatikan kondisi oli mesin kendaraan anda secara kontinyu.
Oke, mungkin itulah beberapa akibat buruk terlambat mengganti oli yang dapat kami sampaikan. Intinya adalah, sayangilah kendaraan anda. Jangan maunya hanya memakainya saja tanpa pernah mau merawatnya. Service ringan cukuplah cepat dan tidak keluar banyak biaya. Ganti oli masuk dalam kategori service ringan dan rutin bulanan. Kenapa harus malas? jangan banyak alasan, jika punya kendaraan baik itu sepeda motor atau mobil, ya harus mau merawatnya. Semoga manfaat dan berguna bagi anda.
Jumat, 29 April 2016
Yamaha R15 DOHC Paling Buas di Kelasnya: Power 20 HP, Throttle Body 34 mm
Power memang bukan segalanya, bahkan untuk sebuah motor harian seperti matic. Tapi beda cerita untuk kasus mesin SOHC vs DOHC yang katanya ada benang merah dengan MotoGP! Gaung mesin DOHC 4-klep terasa begitu besar di segmen motorsport 150cc di Indonesia.
Karena banyak orang khususnya konsumen roda dua menganggap bahwa mesin DOHC jauh lebih superior dibanding mesin SOHC.
rlepas dari teknologi mesin DOHC yang dipakai. Tapi apalah artinya jika power dan torsinya sama saja dengan mesin SOHC 4-klep 150cc yang bahkan beda nol koma sekian?
Secara tidak langsung mungkin konsumen akan berpikir
“pabrikan hanya menjual kemasan DOHC?” Nah cepat atau lambat pasti ada yang berpikir demikian. Terlebih sejak Suzuki Satria FU150 FI meluncur dengan power 18 HP (klaim pabrikan/on crank). Seakan motorsport 150cc (baik DOHC maupun SOHC) lebih inferior dari Satria FU Injeksi yang dibekali mesin DOHC 4-klep overbore itu.
Komparasi mesin DOHC Suzuki Satria FU150 Injeksi dengan kompetitornya
Namun, strategi jitu Suzuki agaknya membuka mata batin pabrikan Garpu Tala(Yamaha).
Ini soal Yamaha R15 DOHC yang infonya bakal punya power 20 HP dengan redline 12,000 rpm, serta dibekali ECU baru. Kemungkinan besar sportbike baru Yamaha itu akan mengadopsi mesin DOHC 4-klep dengan karakter overbore. Bukan lagi SOHC overstroke seperti Yamaha Vixion, YZF-R15 lawas dan Jupiter MX-King.
Next Yamaha R15 Harus Lebih Powerfull dari DOHC Kompetitor?
All-New Yamaha R15 DOHC sudah sangat siap untuk dilempar ke pasar. Versi major changes ini disebut-sebut akan mengusung teknologi DOHC overbore turunan Yamaha R25. Bahkan gacoan anyar Yamaha tersebut bakal dilengkapi throttle body 34 mm dengan 6 lubang injektor. Edian besar banget, ini kan ukuran throttle body (TB) yang jamak dipakai motor balap Kejurnas?
Teknologi Mesin DOHC Turunan Yamaha R25
Sekedar info: throttle body Satria FU Injeksi saja berukuran 32 mm, sementara throttle body milik Honda Sonic 150R, All-New CB150R StreetFire dan All-New CBR150R K45G sangat kecil yakni hanya 30 mm. Nah ini Yamaha R15 DOHC punya throttle body 34 mm? Luar biasa, bener-bener ngejar performa kayaknya. Belum lagi rasio kompresinya sangat tinggi yaitu 11,6 : 1. Lebih tinggi dari New CBR150R yang 11,3 : 1.
Bukan tidak mungkin All-New Honda CBR150R kelak bakal lebih inferior dari Yamaha R15 DOHC jika faktanya benar seperti ini. Akhirnya buat apa mesin DOHC kalau powernya sama seperti SOHC??? Ya buat dijual lah…
Kamis, 28 April 2016
Cara Memperbaiki Sepeda Motor yang Mogok
Tips Bengkel sepeda motor yang saya rekomendasi untuk sobat ialah Jika sobat mengalami kejadian motornya secara tiba-tiba mogok disaat sedang berjalan ataupun disaat baru kita hidupkan tetapi tidak ada tanda-tanda untuk hidup, saya akan memberikan tips jitu bagaimana Cara memperbaiki sepeda motor yang mogok , ada tiga hal yang perlu diperhatikan yaitu:
pembakaran, pengapian, kompresi, ketiga hal ini menjadi rumus jitu hidupnya suatu kendaraan apapun dan mesin apapun juga, karna kalau salah satu tidak berfungsi maka otomatis sepeda motor sobat pun saya jamin tidak akan hidup dan hal ini juga bisa di terapkan pada mesin-mesin yang lain.
Sesuai pengalaman saya, disaat orang yang mengendarai kendaraan sepeda motor secara tiba-tiba mogok di tengah jalan atau pun di rumah, mereka langsung kebingungan dan panik karena mereka tidak tau apa penyebab motor bisa mogok, dan pada umumnya tidak mengerti bagaimana cara memperbaiki sepeda motor yang mogok tersebut sehingga tanpa mencoba untuk menghidupkan kendaraan tersebut mereka langsung membawa kendaraan mereka ke bengkel sepeda motor terdekat untuk memperbaikinya.
Untuk itu melalui artikel saya ini, akan saya jelaskan kepada sobat tentang tips yang harus dilakukan jika mengalami kejadian sepeda motor sobat mogok dan bagaimana cara memperbaiki sepeda motor yang mogok tersebut dan tips ini juga berlaku pada setiap yang memiliki usaha bengkel sepeda motor.
Mari kita langsung saja pada penjelasan lebih lengkap di bawah ini tentang cara memperbaiki sepeda motor yang mogok dan hal apa saja yang perlu diperhatikan!!
Seperti yang saya jelaskan diatas ada tiga hal yang perlu diperhatikan pada saat memeriksa sepeda motor yang mogok, antara lain:
1. Pembakaran
Kendaraan bermotor untuk bisa hidup harus memiliki pembakaran, dan bahan bakar yang dipakai adalah bahan bakar minyak yaitu Bensin dari Pertamina, Kalau di tangki motor sobat ada bahan bakar lanjutkan dengan pemeriksaan saluran bahan bakar yang mengalir ke karburator, seandainya lancar salurannya lanjutkan ke pemeriksaan karburatornya, dalam arti servis karburatornya siapa tau ada kotoran, masuk air atau ada jarum spuyer dalam karburator yang tersumbat.
2. Pengapian
Setiap Kendaraan bermotor pasti memiliki pengapian, dan pada jalur pengapian tersebut seperti Motor jenis
(Honda Astrea Grand, Supra, Win, GL Pro, Revo lama yang bodynya ramping, Tiger 2000 Lama), Motor Jenis
(Suzuki Jet Collet/RC, Tornado, Satria 2T) dan Motor jenis ( Yamaha Fiz R, Crypton, Vega R Lama, RX King) kita harus mengawali pemeriksaan pengapiannya mulai dari Spull/Stator Assy, dan warna kabel dari spull tersebut wana hitam-merah kalau apinya ada berarti bagus tetapi kalau tidak ada berarti spullnya rusak. Jika pengapian dari spull ada kita teruskan untuk memeriksa jalur api yang keluar dari CDI, jika motornya Honda warna kabelnya hitam-kuning, jika motornya Suzuki warna kabelnya Orange dan jika motornya Yamaha warna kabenya juga orange, coba di cek api kabelnya tersebut siapa tau itu yang rusak, dan jika jalur pengapian dari CDI Bagus lanjutkan dengan memeriksa api keluar dari COIL, kalu juga bagus terakhir cek BUSInya dan saya yakin kalu semuanya bagus dan normal maka pengapian bukan permasalahan pada mogoknya suatu kendaraan bermotor. Catatan untuk di ingat jangan sampai lupa untuk memeriksa kunci kontaknya.
Dan seperti Motor jenis Honda Kharisma, Supra X 125, GL Pro Revo absolut, Revo Fit, Blade, Neotech, Mega Pro New, New Mega Pro, Jenis Honda Matic dan seluruh jenis motor Honda yang baru mulai dari keluaran tahun 2011 ke atas, Motor jenis Suzuki Shogun, Smash, Shogun 125, Thunder, FU,, Axelo, jenis suzuki Matic dan seluruh jenis motor suzuki yang baru mulai dari keluaran tahun 2007 ke atas, dan Motor jenis Yamaha Vega R New, Jupiter, Vega ZR, Scorpio, Vixion, jenis Yamaha Matic dan seluruh jenis motor Yamaha yang baru mulai dari keluaran tahun 2006 memiliki perbedaan sistem pengapiannya, perbedaannya terletak pada Spull/Stator Assy, Fungsi spull pada motor ini hanya membantu pengecasan pada aki yang di transfer melalui Kiprok/Regulator dengan catatan motor ini tergantung pada bagus tidaknya Aki/Batree, Warna kabel spull yang mentrasfer api ke kiprok adalah Putih dan untuk Lampu warna Kuning (semua motor sama warna kabelnya), Kalau Kabel warna putih dari spull setelah di periksa bagus pengapiannya maka kita lanjut ke Kiprok/Regulator, kita cek warna kabel Merah yang ada di colokan Kiprok, kabel merah ini yang berfungsi untuk ngecas Aki, Kalau ada periksa Akinya bagus atau tidak dan kalau semuanya bagus sampai pemeriksaan terhadap Aki maka selanjutnya untuk pemeriksaan berikutnya seperti CDI, COIL, BUSI, dan Kunci Kontak sama proses pemeriksaanya seperti yang saya jelaskan diatas. Dan catatan untuk Motor Yamaha Matic Mulai dari Pengeluaran Yamaha MIO J Dan Matik Yang Baru sekarang ini Aki usahakan Bagus dan Kuat untuk Stater karna pada motor ini sangat berpengaruh Aki untuk Bisa hidup.
3. Kompresi
Ini berbicara tentang Mesin Kendaraan Bermotor, Dimana Kompresi ini adalah penentu terakhir jika pemeriksaan sobat pada Poin Pertama dan poin Kedua semuanya Bagus. Hal yang harus diperiksa pada kompresi adalah setelah kita membuka Busi pada kendaraan kita, coba tutup lubang busi dengan jari telunjuk kita kemudian di stater/engkol, kalau tendangan kompresinya kuat berarti mesinnya tidak bermasalah, tetapi kalau lemah berarti salah satu alat mesin kita ada yang rusak. ada beberapa kemungkinan Kompresi kendaraan kita lemah adalah kekencangan stelan klep, bocor klep, Bengkok klep, Piston ring lemah dan otomatis bawalah motor anda ke bengkel sepeda motor terdekat untuk memperbaikinya.
Demikianlah artikel tips Bengkel sepeda motor tentang cara mengetahui kerusakan kendaraan kita di saat mogok dan jangan lupa untuk membaca artikel berikutnya
Cara memperbaiki Motor injeksi semoga bermanfaat dan berguna.
Selasa, 26 April 2016
Kawasaki Siapkan Perpisahan Kawasaki KLX dan D-Tracker
Sebuah kabar mengejutkan datang dari produsen motor Kawasaki , dimana mereka akan meluncurkan edisi perpisahan dari motor trail Kawasaki KLX 250 dan D-Tracker.
Rencananya, motor yang akan bernama Kawasaki KLX 250 Final Edition dan D-Tracker X Final Edition ini akan diluncurkan pada 15 Mei 2016 mendatang.
Jika dilihat dari namanya, motor ini bakal menjadi edisi perpisahan dari motor kawasaki dengan desain trail tersebut.
Sebagai informasi, Kawasaki D-Tracker X merupakan model supermoto dari KLX250 yang sudah dirilis Kawasaki sejak 1998. Jika KLX 250 diposisikan sebagai motor dua alam, maka D-Tracker lebih ke penggunaan di aspal, namun dengan bodi layaknya sebuah motor trail. Pada bagian roda, D-Tracker X ini dibekali velg 17 inci namun dengan ban yang digunakan untuk jalan aspal.
Advertisement
Selain itu, perbedaan dari kedua saudara kembar ini yakni pada D-Tracker X Final Edition , Kawasaki memberi tutup tangki warna biru dengan grafik huruf D besar. Selain itu, pada bagian velg motor diberi sentuhan warna biru.
Sementara itu, untuk Kawasaki KLX 250 Final Edition, akan hadir dengan warna Lime Green, mulai dari shroud hingga tangki. Selain itu, nampak juga logo KLX 250 Final Edition di bagian bodi kiri dan kanan motor sebagai tanda bahwa motor ini merupakan edisi istimewa.
Kawasaki KLX 250 Final Edition dan D-Tracker X Final Edition ini, sama-sama mengusung mesin yang sama yaitu mesin berkapasitas 250cc, empat-langkah, silinder tunggal, DOHC 4-valve, berpendingin cairan (radiator), dan dikawinkan dengan transmisi enam-percepatan. Dengan mesin ini, mampu menyemburkan tenaga 18 kW pada putaran mesin 9.000 rpm dan torsi 21 Nm pada 7.000 rpm.
Mengenai banderolnya, harga Kawasaki KLX 250 Final edition ini dibanderol sebesar 564 ribu yen atau setara Rp67,4 jutaan. Sementara harga D-Tracker X Final Edition dibanderol 585 ribu yen atau setara Rp70 jutaan.
Dengan diluncurkannya Kawasaki KLX 250 Final Edition dan D-Tracker X final Edition ini, sepertinya mengisyaratkan bahwa Kawasaki akan menghentikan produksi kedua motor ini. Namun hingga kini, pihak manajer Kawasaki belum memberikan informasi mengenai alasannya.
Mengupas Teknologi ACG Starter Dari Motor Honda
Teknologi ACG Starter (Alternating Current Generator) ini adalah salah satu fitur canggih yang diperkenalkan Honda untuk motor motor terbarunya.
Fitur ACG Starter ini biasa dibilang sebagai fitur yang menghilangkan suara “Bletakkk” pada saat starter motor anda.
Di artikel ini akan kami jelaskan berbagai keunggulan serta cara kerja dari ACG Starter ini.
Keunggulan ACG Starter
Sebelum kita menjelaskan ACG Starter maka kami ingin memberi tahu dulu keunggulan dari fitur ini.
Berikut adalah keunggulan utama dari ACG Starter pada motor Honda anda.
Mengurangi getaran dan bunyi saat menyalakan mesin motor. (Sudah tidak lagi Starter “Bletakkk”).
Mengurangi konsumsi BBM (karena adanya sistem decompression yang mempermudah kerja piston)
Mengisi aki secara otomatis
Menjamin perawatan motor karena tidak menggunakan brush yang biasanya terdapat pada dinamo biasa
Video Demonstrasi ACG Starter
Pengertian ACG Starter
Alternating Current Generator (ACG) yaitu alat untuk menghasilkan listrik dengan hasil arus bolak-balik (AC), sedangkan starter yaitu alat untuk memulai kerja suatu alat lain atau mesin. Sehinga keduanya dikombinasikan menjadi ACG starter.
TeTeknologi ACG Starter (Alternating Current Generator) ini adalah salah satu fitur canggih yang diperkenalkan Honda untuk motor motor terbarunya. Fitur ACG Starter ini biasa dibilang sebagai fitur yang menghilangkan suara “Bletakkk” pada saat starter motor anda. Di artikel ini akan kami jelaskan berbagai keunggulan serta cara kerja dari ACG Starter ini.
Keunggulan ACG Starter
Sebelum kita menjelaskan ACG Starter maka saya ingin memberi tahu dulu keunggulan dari fitur ini.
Berikut adalah keunggulan utama dari ACG Starter pada motor Honda anda.
Mengurangi getaran dan bunyi saat menyalakan mesin motor. (Sudah tidak lagi Starter “Bletakkk”).
Mengurangi konsumsi BBM (karena adanya sistem decompression yang mempermudah kerja piston)
Mengisi aki secara otomatis
Menjamin perawatan motor karena tidak menggunakan brush yang biasanya terdapat pada dinamo biasa
Video Demonstrasi ACG Starter
Pengertian ACG Starter
Alternating Current Generator (ACG) yaitu alat untuk menghasilkan listrik dengan hasil arus bolak-balik (AC), sedangkan starter yaitu alat untuk memulai kerja suatu alat lain atau mesin. Sehinga keduanya dikombinasikan menjadi ACG starter.
Teknologi ACG Starter pada awalnya sempat diaplikasikan pada motor Honda PCX 125 , namun kini teknologi ini dapat Anda temukan juga pada Honda Vario Techno 125 ISS .
Pada dasarnya, teknologi ACG Starter yang terdapat pada motor Honda merupakan kombinasi dari
teknologi ISS (Idling Stop System) .
Perbedaannya, jika teknologi ISS bekerja untuk mematikan mesin motor dan mengurangi konsumsi BBM yang terbuang secara percuma, ACG Starter justru bekerja untuk merawat mesin motor karena fiturnya yang mampu menyalakan mesin dengan lebih halus.
Perbedaan Dengan Starter Konvensional
Berbeda dengan motor yang masih menggunakan sliding-gear starter-type system yang cenderung konvensional dengan menggunakan dinamo starter sehingga dapat menimbulkan hentakan suara kasar pada saat menghidupkan mesin.
Pada sliding-gear starter-type system terdapat dua buah gir berukuran kecil dan besar yang harus bergesekan satu sama lain untuk menggerakkan piston. Gesekan tersebut menghasilkan bunyi serupa yang biasanya Anda dengar ketika Anda mulai menyalakan mesin motor.
Berikut ini adalah perbedaan cara kerja Sistem Starter ACG dengan sistem Starter Konvensional :
Perbedaan cara kerja Sistem Starter ACG dengan sistem Starter Konvensional
Pada ACG starter terdapat beberapa komponen seperti flywheel , magnet flwwheel , dan kumparan ( stator ) seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :
Magnet Flywheel, Magnet Flywhel & Stator
Cara Kerja ACG Starter
Ketika mesin dinyalakan, arus listrik akan mengalir melalui stator yang berlaku sebagai magnet listrik (elektromagnet).
Stator tersebut pada dasarnya memiliki prinsip kerja yang hampir mirip dengan alternator, hanya lebih mengandalkan mekanisme antar magnet.
Contoh, pada Honda Vario Techno 125 ISS terdapat 12 kutub magnet permanen dan 18 kumparan yang terdiri dari kutub magnet yang remanen (tidak tetap). Kumparan-kumparan tersebut masih dibagi lagi menjadi 3 hall.
Berikut ini adalah detail gambarnya :
Pada saat mesin dinyalakan, maka secara otomatis arus listrik akan langsung dialirkan ke FET Circuit yang terdapat pada Electronic Control Module (ECM) yang kemudian dibagi secara merata ke dalam 3 hall tersebut.
Selanjutnya, stator yang telah menjadi elektromagnet akan bertemu dengan magnet flywheel .
Pertemuan antar kedua magnet inilah yang menyebabkan flywheel bergerak, sebelum akhirnya menggerakkan piston yang terhubung langsung untuk menyalakan mesin motor.
Selanjutnya, setelah motor dalam kondisi berjalan, maka secara otomatis ECU / ECM akan memutus tegangan listrik ke stator dan beralih fungsi menjadi Generator AC.
Generator ini nantinya akan mengubah arus listrik menjadi DC (searah) untuk mengisi baterai (aki) dan mendukung kinerja ACG Starter pada penggunaan berikutnya.
Secara logika, karena gesekan yang terjadi adalah berasal dari pertemuan antara dua magnet, maka dapat dipastikan tidak akan ada lagi suara berisik akibat gesekan antar gir yang terjadi ketika Anda mulai menyalakan mesin motor (seperti pada sliding-gear starter-type system ).
Anda hanya akan merasakan mesin motor Anda menyala seketika dengan bunyi yang sangat halus (diminimalisasi).
Teknologi ACG Starter pada awalnya sempat diaplikasikan pada motor Honda PCX 125 , namun kini teknologi ini dapat Anda temukan juga pada Honda Vario Techno 125 ISS .
Pada dasarnya, teknologi ACG Starter yang terdapat pada motor Honda merupakan kombinasi dari
teknologi ISS (Idling Stop System) .
Perbedaannya, jika teknologi ISS bekerja untuk mematikan mesin motor dan mengurangi konsumsi BBM yang terbuang secara percuma, ACG Starter justru bekerja untuk merawat mesin motor karena fiturnya yang mampu menyalakan mesin dengan lebih halus.
Perbedaan Dengan Starter Konvensional
Berbeda dengan motor yang masih menggunakan sliding-gear starter-type system yang cenderung konvensional dengan menggunakan dinamo starter sehingga dapat menimbulkan hentakan suara kasar pada saat menghidupkan mesin.
Pada sliding-gear starter-type system terdapat dua buah gir berukuran kecil dan besar yang harus bergesekan satu sama lain untuk menggerakkan piston. Gesekan tersebut menghasilkan bunyi serupa yang biasanya Anda dengar ketika Anda mulai menyalakan mesin motor.
Berikut ini adalah perbedaan cara kerja Sistem Starter ACG dengan sistem Starter Konvensional :
Perbedaan cara kerja Sistem Starter ACG dengan sistem Starter Konvensional
Pada ACG starter terdapat beberapa komponen seperti flywheel , magnet flwwheel , dan kumparan ( stator ) seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :
Magnet Flywheel, Magnet Flywhel & Stator
Cara Kerja ACG Starter
Ketika mesin dinyalakan, arus listrik akan mengalir melalui stator yang berlaku sebagai magnet listrik (elektromagnet).
Stator tersebut pada dasarnya memiliki prinsip kerja yang hampir mirip dengan alternator, hanya saja lebih mengandalkan mekanisme antar magnet. Contohnya, pada Honda Vario Techno 125 ISS terdapat 12 kutub magnet permanen dan 18 kumparan yang terdiri dari kutub magnet yang remanen (tidak tetap).
Kumparan-kumparan tersebut masih dibagi lagi menjadi 3 hal.
Berikut ini adalah detail gambarnya :
Pada saat mesin dinyalakan, maka secara otomatis arus listrik akan langsung dialirkan ke FET Circuit yang terdapat pada Electronic Control Module (ECM) yang kemudian dibagi secara merata ke dalam 3 hall tersebut.
Selanjutnya, stator yang telah menjadi elektromagnet akan bertemu dengan magnet flywheel .
Pertemuan antar kedua magnet inilah yang menyebabkan flywheel bergerak, sebelum akhirnya menggerakkan piston yang terhubung langsung untuk menyalakan mesin motor.
Selanjutnya, setelah motor dalam kondisi berjalan, maka secara otomatis ECU / ECM akan memutus tegangan listrik ke stator dan beralih fungsi menjadi Generator AC.
Generator ini nantinya akan mengubah arus listrik menjadi DC (searah) untuk mengisi baterai (aki) dan mendukung kinerja ACG Starter pada penggunaan berikutnya.
Secara logika, karena gesekan yang terjadi adalah berasal dari pertemuan antara dua magnet, maka dapat dipastikan tidak akan ada lagi suara berisik akibat gesekan antar gir yang terjadi ketika Anda mulai menyalakan mesin motor (seperti pada sliding-gear starter-type system ).
Anda hanya akan merasakan mesin motor Anda menyala seketika dengan bunyi yang sangat halus (diminimalisasi).
Sekian penjelasan dari saya dan terimakasih atas kunjungan Anda
Fitur ACG Starter ini biasa dibilang sebagai fitur yang menghilangkan suara “Bletakkk” pada saat starter motor anda.
Di artikel ini akan kami jelaskan berbagai keunggulan serta cara kerja dari ACG Starter ini.
Keunggulan ACG Starter
Sebelum kita menjelaskan ACG Starter maka kami ingin memberi tahu dulu keunggulan dari fitur ini.
Berikut adalah keunggulan utama dari ACG Starter pada motor Honda anda.
Mengurangi getaran dan bunyi saat menyalakan mesin motor. (Sudah tidak lagi Starter “Bletakkk”).
Mengurangi konsumsi BBM (karena adanya sistem decompression yang mempermudah kerja piston)
Mengisi aki secara otomatis
Menjamin perawatan motor karena tidak menggunakan brush yang biasanya terdapat pada dinamo biasa
Video Demonstrasi ACG Starter
Pengertian ACG Starter
Alternating Current Generator (ACG) yaitu alat untuk menghasilkan listrik dengan hasil arus bolak-balik (AC), sedangkan starter yaitu alat untuk memulai kerja suatu alat lain atau mesin. Sehinga keduanya dikombinasikan menjadi ACG starter.
TeTeknologi ACG Starter (Alternating Current Generator) ini adalah salah satu fitur canggih yang diperkenalkan Honda untuk motor motor terbarunya. Fitur ACG Starter ini biasa dibilang sebagai fitur yang menghilangkan suara “Bletakkk” pada saat starter motor anda. Di artikel ini akan kami jelaskan berbagai keunggulan serta cara kerja dari ACG Starter ini.
Keunggulan ACG Starter
Sebelum kita menjelaskan ACG Starter maka saya ingin memberi tahu dulu keunggulan dari fitur ini.
Berikut adalah keunggulan utama dari ACG Starter pada motor Honda anda.
Mengurangi getaran dan bunyi saat menyalakan mesin motor. (Sudah tidak lagi Starter “Bletakkk”).
Mengurangi konsumsi BBM (karena adanya sistem decompression yang mempermudah kerja piston)
Mengisi aki secara otomatis
Menjamin perawatan motor karena tidak menggunakan brush yang biasanya terdapat pada dinamo biasa
Video Demonstrasi ACG Starter
Pengertian ACG Starter
Alternating Current Generator (ACG) yaitu alat untuk menghasilkan listrik dengan hasil arus bolak-balik (AC), sedangkan starter yaitu alat untuk memulai kerja suatu alat lain atau mesin. Sehinga keduanya dikombinasikan menjadi ACG starter.
Teknologi ACG Starter pada awalnya sempat diaplikasikan pada motor Honda PCX 125 , namun kini teknologi ini dapat Anda temukan juga pada Honda Vario Techno 125 ISS .
Pada dasarnya, teknologi ACG Starter yang terdapat pada motor Honda merupakan kombinasi dari
teknologi ISS (Idling Stop System) .
Perbedaannya, jika teknologi ISS bekerja untuk mematikan mesin motor dan mengurangi konsumsi BBM yang terbuang secara percuma, ACG Starter justru bekerja untuk merawat mesin motor karena fiturnya yang mampu menyalakan mesin dengan lebih halus.
Perbedaan Dengan Starter Konvensional
Berbeda dengan motor yang masih menggunakan sliding-gear starter-type system yang cenderung konvensional dengan menggunakan dinamo starter sehingga dapat menimbulkan hentakan suara kasar pada saat menghidupkan mesin.
Pada sliding-gear starter-type system terdapat dua buah gir berukuran kecil dan besar yang harus bergesekan satu sama lain untuk menggerakkan piston. Gesekan tersebut menghasilkan bunyi serupa yang biasanya Anda dengar ketika Anda mulai menyalakan mesin motor.
Berikut ini adalah perbedaan cara kerja Sistem Starter ACG dengan sistem Starter Konvensional :
Perbedaan cara kerja Sistem Starter ACG dengan sistem Starter Konvensional
Pada ACG starter terdapat beberapa komponen seperti flywheel , magnet flwwheel , dan kumparan ( stator ) seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :
Magnet Flywheel, Magnet Flywhel & Stator
Cara Kerja ACG Starter
Ketika mesin dinyalakan, arus listrik akan mengalir melalui stator yang berlaku sebagai magnet listrik (elektromagnet).
Stator tersebut pada dasarnya memiliki prinsip kerja yang hampir mirip dengan alternator, hanya lebih mengandalkan mekanisme antar magnet.
Contoh, pada Honda Vario Techno 125 ISS terdapat 12 kutub magnet permanen dan 18 kumparan yang terdiri dari kutub magnet yang remanen (tidak tetap). Kumparan-kumparan tersebut masih dibagi lagi menjadi 3 hall.
Berikut ini adalah detail gambarnya :
Pada saat mesin dinyalakan, maka secara otomatis arus listrik akan langsung dialirkan ke FET Circuit yang terdapat pada Electronic Control Module (ECM) yang kemudian dibagi secara merata ke dalam 3 hall tersebut.
Selanjutnya, stator yang telah menjadi elektromagnet akan bertemu dengan magnet flywheel .
Pertemuan antar kedua magnet inilah yang menyebabkan flywheel bergerak, sebelum akhirnya menggerakkan piston yang terhubung langsung untuk menyalakan mesin motor.
Selanjutnya, setelah motor dalam kondisi berjalan, maka secara otomatis ECU / ECM akan memutus tegangan listrik ke stator dan beralih fungsi menjadi Generator AC.
Generator ini nantinya akan mengubah arus listrik menjadi DC (searah) untuk mengisi baterai (aki) dan mendukung kinerja ACG Starter pada penggunaan berikutnya.
Secara logika, karena gesekan yang terjadi adalah berasal dari pertemuan antara dua magnet, maka dapat dipastikan tidak akan ada lagi suara berisik akibat gesekan antar gir yang terjadi ketika Anda mulai menyalakan mesin motor (seperti pada sliding-gear starter-type system ).
Anda hanya akan merasakan mesin motor Anda menyala seketika dengan bunyi yang sangat halus (diminimalisasi).
Teknologi ACG Starter pada awalnya sempat diaplikasikan pada motor Honda PCX 125 , namun kini teknologi ini dapat Anda temukan juga pada Honda Vario Techno 125 ISS .
Pada dasarnya, teknologi ACG Starter yang terdapat pada motor Honda merupakan kombinasi dari
teknologi ISS (Idling Stop System) .
Perbedaannya, jika teknologi ISS bekerja untuk mematikan mesin motor dan mengurangi konsumsi BBM yang terbuang secara percuma, ACG Starter justru bekerja untuk merawat mesin motor karena fiturnya yang mampu menyalakan mesin dengan lebih halus.
Perbedaan Dengan Starter Konvensional
Berbeda dengan motor yang masih menggunakan sliding-gear starter-type system yang cenderung konvensional dengan menggunakan dinamo starter sehingga dapat menimbulkan hentakan suara kasar pada saat menghidupkan mesin.
Pada sliding-gear starter-type system terdapat dua buah gir berukuran kecil dan besar yang harus bergesekan satu sama lain untuk menggerakkan piston. Gesekan tersebut menghasilkan bunyi serupa yang biasanya Anda dengar ketika Anda mulai menyalakan mesin motor.
Berikut ini adalah perbedaan cara kerja Sistem Starter ACG dengan sistem Starter Konvensional :
Perbedaan cara kerja Sistem Starter ACG dengan sistem Starter Konvensional
Pada ACG starter terdapat beberapa komponen seperti flywheel , magnet flwwheel , dan kumparan ( stator ) seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :
Magnet Flywheel, Magnet Flywhel & Stator
Cara Kerja ACG Starter
Ketika mesin dinyalakan, arus listrik akan mengalir melalui stator yang berlaku sebagai magnet listrik (elektromagnet).
Stator tersebut pada dasarnya memiliki prinsip kerja yang hampir mirip dengan alternator, hanya saja lebih mengandalkan mekanisme antar magnet. Contohnya, pada Honda Vario Techno 125 ISS terdapat 12 kutub magnet permanen dan 18 kumparan yang terdiri dari kutub magnet yang remanen (tidak tetap).
Kumparan-kumparan tersebut masih dibagi lagi menjadi 3 hal.
Berikut ini adalah detail gambarnya :
Pada saat mesin dinyalakan, maka secara otomatis arus listrik akan langsung dialirkan ke FET Circuit yang terdapat pada Electronic Control Module (ECM) yang kemudian dibagi secara merata ke dalam 3 hall tersebut.
Selanjutnya, stator yang telah menjadi elektromagnet akan bertemu dengan magnet flywheel .
Pertemuan antar kedua magnet inilah yang menyebabkan flywheel bergerak, sebelum akhirnya menggerakkan piston yang terhubung langsung untuk menyalakan mesin motor.
Selanjutnya, setelah motor dalam kondisi berjalan, maka secara otomatis ECU / ECM akan memutus tegangan listrik ke stator dan beralih fungsi menjadi Generator AC.
Generator ini nantinya akan mengubah arus listrik menjadi DC (searah) untuk mengisi baterai (aki) dan mendukung kinerja ACG Starter pada penggunaan berikutnya.
Secara logika, karena gesekan yang terjadi adalah berasal dari pertemuan antara dua magnet, maka dapat dipastikan tidak akan ada lagi suara berisik akibat gesekan antar gir yang terjadi ketika Anda mulai menyalakan mesin motor (seperti pada sliding-gear starter-type system ).
Anda hanya akan merasakan mesin motor Anda menyala seketika dengan bunyi yang sangat halus (diminimalisasi).
Sekian penjelasan dari saya dan terimakasih atas kunjungan Anda
Senin, 25 April 2016
Cara kerja Turbo Pada Mobil
Bagi anda pencinta otomotif untukyang belum mengetahui apa fungsi Turbo Charge atau Turbo, piranti Turbo Charge itu sebenarnya merupakan sebuah alat yang berfungsi sebagai pemadat udara untuk mesin, sehingga udara dapat tersedot dengan sangat banyak melalui pergerakan turbin yang terdapat didalamnya untuk dialirkan ke mesin.
Akibat dari banyaknya udara yang tersedot melalui proses kerja Turbo Charge inilah mesin pun semakin banyak memiliki oksigen untuk melakukan proses pembakaran.
Alhasil secara signifikan tenaga mesin pun akan bertambah. Jika mesin mobil telah menggunakan Turbo Charge, maka umumnya tenaga mobil akan meningkat sampai 50%, perbandingannya adalah mesin standar 1000 cc yang memakai Turbo Charge, tenaganya akan sama dengan mesin standar 1500 cc Non-turbo.
Turbo Charge Bolt-On
Proses aplikasi Turbo Charge pada mesin terbilang sangat kompleks.
Turbo Charge tidak dapat diaplikasikan pada mesin tanpa ada piranti pendukungnya.
Seperti harus adanya ECU tambahan sejenis piggy back,tetapi bukan piggy back.
Untuk itu piranti Turbo Charge biasanya bisa didapatkan 1 set dengan piranti pendukungnya (Bolt On) mulai dari ECU tambahan, pipa manifold dan yang lainnya. Turbo Charge Bolt On sudah didesain untuk mobil tertentu, sehingga instalatur hanya tinggal membeli lalu memasangnya.
Desain pipa penghubung Turbo akan sangat mempengaruhi power / tenaga yang akan dihasilkan.
Turbo Charge Bolt On tersedia dalam banyak merk, seperti HKS, Zero1000, dll, semua memiliki kemampuan dan karakter yang berbeda-beda.
Pengaplikasian Turbo Charge Bolt On mengubah dunia di dalam mesin.
Ibaratnya, sewaktu mesin masih dalam keadaan standard dunia di dalam mesin adalah angin semilirrr yang berhembus sepoi-sepoi.
Tetapi begitu Turbo dicangkokan angin semilir itu berubah menjadi badai besar dengan kekuatan yang luar biasa.
Oleh karena itu pengaplikasian Turbo Charge harus diikuti dengan pemasangan perangkat intercooler agar mesin tidak jebol akibat dari kerja Turbo Charge yang dapat menghasilkan tekanan dan panas sangat tinggi akibat perputaran turbin didalamnya.
Semakin besar ukuran Turbo Charge atau yang biasa dikenal dengan sebutan rumah keong ini, maka ukuran intercooler juga harus semakin besar, agar mampu mengimbangi imbas dari Turbo Charge tersebut.
Settingan Gahar, Beresiko Tinggi
Turbo dapat disetting untuk bekerja pada level performa tertentu.
Bila dalam disetting dengan tekanan (boost) semakin besar maka mesin pun harus mengalami perombakan agar tidak jebol. Salah satu caranya adalah dengan menurunkan kompresi mesin. Karena sifatnya cukup kompleks dan teknis, semua aplikasi Turbo Charge harus dilakukan dengan bengkel mesin yang professional dan sudah berpengalama di bidang mesin.
Akibat dari banyaknya udara yang tersedot melalui proses kerja Turbo Charge inilah mesin pun semakin banyak memiliki oksigen untuk melakukan proses pembakaran.
Alhasil secara signifikan tenaga mesin pun akan bertambah. Jika mesin mobil telah menggunakan Turbo Charge, maka umumnya tenaga mobil akan meningkat sampai 50%, perbandingannya adalah mesin standar 1000 cc yang memakai Turbo Charge, tenaganya akan sama dengan mesin standar 1500 cc Non-turbo.
Turbo Charge Bolt-On
Proses aplikasi Turbo Charge pada mesin terbilang sangat kompleks.
Turbo Charge tidak dapat diaplikasikan pada mesin tanpa ada piranti pendukungnya.
Seperti harus adanya ECU tambahan sejenis piggy back,tetapi bukan piggy back.
Untuk itu piranti Turbo Charge biasanya bisa didapatkan 1 set dengan piranti pendukungnya (Bolt On) mulai dari ECU tambahan, pipa manifold dan yang lainnya. Turbo Charge Bolt On sudah didesain untuk mobil tertentu, sehingga instalatur hanya tinggal membeli lalu memasangnya.
Desain pipa penghubung Turbo akan sangat mempengaruhi power / tenaga yang akan dihasilkan.
Turbo Charge Bolt On tersedia dalam banyak merk, seperti HKS, Zero1000, dll, semua memiliki kemampuan dan karakter yang berbeda-beda.
Pengaplikasian Turbo Charge Bolt On mengubah dunia di dalam mesin.
Ibaratnya, sewaktu mesin masih dalam keadaan standard dunia di dalam mesin adalah angin semilirrr yang berhembus sepoi-sepoi.
Tetapi begitu Turbo dicangkokan angin semilir itu berubah menjadi badai besar dengan kekuatan yang luar biasa.
Oleh karena itu pengaplikasian Turbo Charge harus diikuti dengan pemasangan perangkat intercooler agar mesin tidak jebol akibat dari kerja Turbo Charge yang dapat menghasilkan tekanan dan panas sangat tinggi akibat perputaran turbin didalamnya.
Semakin besar ukuran Turbo Charge atau yang biasa dikenal dengan sebutan rumah keong ini, maka ukuran intercooler juga harus semakin besar, agar mampu mengimbangi imbas dari Turbo Charge tersebut.
Settingan Gahar, Beresiko Tinggi
Turbo dapat disetting untuk bekerja pada level performa tertentu.
Bila dalam disetting dengan tekanan (boost) semakin besar maka mesin pun harus mengalami perombakan agar tidak jebol. Salah satu caranya adalah dengan menurunkan kompresi mesin. Karena sifatnya cukup kompleks dan teknis, semua aplikasi Turbo Charge harus dilakukan dengan bengkel mesin yang professional dan sudah berpengalama di bidang mesin.
Sabtu, 23 April 2016
Cara Menambah Performa Topspeed Kecepatan Yamaha R15, CBR150R, Vixion, Ninja, dll
Menambah Topspeed Kecepatan Yamaha R15, CBR150R, Vixion, Ninja - Meskipun memiliki jeroan mesin yang sama dengan New Vixion Lightning, namun karakter Yamaha R15 dibuat sedikit berbeda, terutama pada settingan ECU yang condong ke putaran atas.
Melalui pengujian di banyak media dan blogger, top speed Yamaha R15 bervariatif mulai dari 131 - 138 km/jam. Sama halnya dengan motorsport lain seperti Honda CBR150R, Ninja RR Mono, Ninja 250, Yamaha Vixion, dll.
Bagi yang merasa kurang puas dengan performa standar juga ingin menambah kecepatan Yamaha R15 milik mereka, tersedia bermacam-macam parts untuk mendongkrak performa.
Tips berikut adalah cara-cara menambah kecepatan motor yang dipertimbangkan masih aman untuk keperluan harian:
Filter Replacement - Penggantian filter standar dengan filter replacement berfungsi untuk menambah deposit udara sehingga pembakaran lebih sempurna. Efeknya, nafas motor terasa lebih plong. Sejauh ini ada 2 macam filter replacement yang cukup diminati, yaitu ferrox dan K&N.
Koil Ultraspeed - Beberapa koil aftermarket memang dirancang untuk dapat menghantar pengapian lebih baik dibanding koil standar pabrikan. Dengan pengapian yang besar, efek pengantian koil cukup mendongkrak performa di rpm menengah hingga atas.
Busi Iridium - Pergantian koil rasanya belum klop jika tidak diimbangi dengan busi iridium. Busi iridium memiliki daya percik api yang lebih besar dan fokus sehingga menyempurnakan pembakaran. Jenis busi iridium yang banyak dilirik di pasaran adalah NGK dan Denso.
Knalpot Racing - Untuk menambah kecepatan Yamaha R15 maupun motor apa pun, rasanya bagian yang satu ini jadi barang wajib. Penggantian knalpot racing membuat saluran buang jadi lebih besar dikarenakan knalpot jenis racing tidak terhalang oleh sekat-sekat. Ada banyak pilihan knalpot racing untuk R15, CBR150R, dll yang beredar di pasaran, antara lain Sakura, WRX, Prospeed, dll.
o2 Manipulator - Dengan mengganti semua parts diatas, rasanya belum cukup nendang kalau tidak diimbangi dengan settingan o2. Tujuannya agar pembakaran tidak terlalu kering meningat pergantian filter, busi, koil, serta knalpot otomatis memerlukan kucuran bahan bakar lebih untuk mendapatkan performa yang diingikan. Dan hal itu bisa dilakukan dengan mengatur ulang ECU melalui bermacam-macam perangkat seperti o2 manipulator atau Piggyback.
Kampas & Per Kopling Racing - Kedua parts ini juga berfungsi untuk menambah kecepatan Yamaha R15, CBR150, dll. Kampas dan per kopling tipe racing memang dibuat dengan bahan yang lebih baik. Efek penggantian kampas dan per koling tipe racing membuat hentakan motor jadi lebih responsif.
BBM - Saat ini terdapat 3 jenis bahan bakar yang beredar, yaitu spesifikasi Ron88, Ron92, Ron95. Untuk pembakaran yang lebih optimal, terutama yang ingin mengejar performa disarankan agar menggunakan BBM minimal ron92.
Oli - Untuk performa yang maksimal serta daya redam panas mesin yang baik disarankan untuk menggunakan oli mesin dengan jenis full synthetis. Beberapa nama yang cukup terkenal di kalangan pecinta ngebut antara lain: Motul 5100, Castrol Racing, Liqui Moly, Pertamina Enduro, Shell Advance Ultra, Yamalube Supersport , Total Hi-perf, dll.
Nah, itulah beberapa tips menambah kecepatan Yamaha R15, CBR150R, Ninja 150/250, Vixion, dll . Semoga bermanfaat dan berguna untuk anda semua
:-)
:-)
Jumat, 22 April 2016
Pengertian antara VTEC, DOHC, SOHC, VVT-i, I-DSi dan EFI
Pada jaman sekarang, manusia terus berlomba-lomba berinovasi dalam bidang teknologi. Banyak sekali teknologi canggih yang saat ini telah berhasil di ciptakan oleh manusia demi mendukung era modern saat ini. Tak terkecuali pada teknologi kendaraan masa kini, manusia terus berusaha untuk menciptakan teknologi baru yang lebih canggih dan lebih efisien demi menunjang kebutuhan manusia di masa sekarang.
Kali ini akan saya jelaskan pengertian dan penjelasan tentang pengertian dari teknologi VTEC, DOHC, SOHC, I-DSi, dan EFI yang saya ambil dari berbagai sumber dan kemudian saya rangkum dan saya gabungkan menjadi satu pada artikel ini. Langsung saja saya jelaskan satu per satu dari pengertian di atas.
VTEC (Variable Valve Timing and Lift Electronic Control) adalah teknologi pengatur katup canggih yang ditemukan oleh Honda, dan sampai sekarang masih digunakan oleh jajaran mesin Honda. Keunggulan teknologi VTEC terletak di kemampuan mesin bersilinder kecil dalam menghasilkan tenaga yang sebanding dengan mesin yang bersilinder besar, dan di samping itu juga memberikan konsumsi bahan bakar yang baik, serta juga dapat digunakan secara harian.
Dengan teknologi VTEC, performa optimal pada kecepatan tinggi, namun tetap dapat mempertahankan efisiensi bahan bakar sehingga dapat menurunkan tingkat emisi dan polusi. Hanya pada mesin VTEC pengaturan ketinggian bukaan katup diatur secara elektronik.
Pada putaran rendah, satu katup terbuka penuh dan katup lainnya hanya terbuka sedikit untuk menciptakan efek perputaran udara di dalam ruang bakar, sehingga dapat mencapai tenaga mesin yang optimal dan akselerasi responsif baik pada saat putaran RPM tinggi atau rendah.
Secara prinsip, VTEC terbagi tiga macam:
VTEC-E, VTEC SOHC, dan VTEC DOHC. Ketiganya memanfaatkan rocker arm sebagai pengatur waktu bukaan katup. VTEC-E (Economic) digunakan pertama kali di Indonesia oleh Honda Civic Ferio 1996. Di putaran rendah, jumlah katup yang terbuka hanya 12 dari 16 katup, sisanya akan terbuka saat putaran mesin tinggi.
VTEC SOHC seperti yang digunakan pertama kali di Indonesia oleh old Honda City. Lama (duration) dan jarak (lift) bukaan katup masuk akan berbeda saat idle, putaran sedang dan tinggi. Namun untuk katup buang, tidak diatur durasi dan lift-nya. Pada VTEC DOHC, katup buangnya pun diatur durasi dan lift-nya. Prinsip kerjanya serupa dengan VTEC SOHC, tapi cam-nya terpisah menjadi dua.
Keunggulan VTEC:
1. Mesin bersilinder kecil, mampu menghasilkan tenaga sebanding dengan mesin bersilinder besar.
2. Memberikan konsumsi bahan bakar yang baik.
3. Menjaga performa mesin agar tetap optimal, baik untuk putaran mesin rendah maupun putaran tinggi.
4. Proses pembuangan tak memerlukan pembukaan katup variabel sebab gas buang semakin lancar, jadi kerja mesin akan semakin enteng.
Kelemahan VTEC
Karena menggunakan oli, kerja VTEC bisa terganggu karena oli mesin kurang, kotor atau tekanan oli rendah karena adanya kebocoran pada sistem, misalnya O-ring yang rusak.
Antara SOHC dengan DOHC memang memiliki perbedaan konsep yang besar. Kedua istilah tersebut berbicara mengenai mekanisme pergerakan katup. SOHC merupakan singkatan dari Single OverHead Camshaft, sedangkan DOHC adalah kepanjangan dari Double OverHead Camshaft.
Terlihat dari dari kedua singkatan tersebut ada satu kata yang sama yaitu, camshaft atau noken as. Memang pada noken as inilah terletak perbedaan kedua teknologi tersebut.
Camshhaft atau noken as memiliki fungsi untuk membuka tutup katup isap dan katup buang. Katup isap bertugas untuk mengisap campuran bahan bakar udara ke dalam ruang bakar. Sebaliknya, katup buang memiliki tugas untuk menyalurkan sisa pembakaran ke knalpot.
Sebenarnya teknologi mekanisme katup tidak hanya SOHC dan DOHC, tetapi masih ada sistem lain yang disebut OHV (Over Head Valve). Mekanisme kerja katup ini sangat sederhana dan memiliki daya tahan tinggi. Penempatan camshaft-nya berada pada blok silinder yang dibantu valve lifter dan push rod diantara rocker arm.
Mekanisme OHV banyak dipakai oleh mesin diesel truk yang hanya membutuhkan torsi. Karena pengembangan teknologinya terbatas, sistem OHV sudah jarang digunakan lagi pada mesin bensin.
Para ahli otomotif terus berpikir untuk menciptakan sistem mekanisme katup baru. Mereka pun beralih ke model OverHead Camshaft (OHC) yang menempatkan noken as di atas kepala silinder. Noken as langsung menggerakkan rocker arm tanpa melalui lifter dan push rod. Camshaft digerakkan oleh poros engkol melalui rantai atau tali penggerak.
Tipe ini sedikit lebih rumit dibandingkan dengan OHV. Karena tidak menggunakan lifter dan push rod, bobot bagian yang bergerak menjadi berkurang. Ini membuat kemampuan mesin pada kecepatan tinggi cukup baik karena katup mampu membuka dan menutup lebih presisi pada kecepatan tinggi. OHC yang memakai noken as tunggal sebagai tempat penyimpanan katup isap dan buang sering disebut sebagai SOHC.
Setiap noken as untuk setiap silinder hanya mampu menampung 2 katup, 1 isap, dan 1 buang. Oleh karena itu, mesin yang memiliki 4 silinder pasti hanya bisa memakai 8 katup.
Keinginan untuk membuat mesin yang lebih bertenaga dibandingkan model SOHC, mendorong lahirnya teknologi DOHC. Mesin DOHC mempunyai suara yang lebih halus dan performa mesin yang lebih baik dari pada SOHC karena masing-masing poros pada mesin DOHC memiliki fungsi berbeda untuk mengatur klep masuk dan buang.
Sementara itu, pada mesin SOHC, satu poros sekaligus bertugas mengatur buka/tutup klep masuk/buang sehingga pembakaran yang terjadi pada mesin DOHC lebih maksimal dan akselerasi mobil bermesin DOHC menjadi lebih baik.
DOHC memakai dua noken as yang ditempatkan pada kepala silinder. Satu untuk menggerakkan katup isap dan satu lagi untuk menjalankan katup buang. Sistem buka tutup ini tidak memerlukan rocker arm sehingga proses kerja menjadi lebih presisi lagi pada putaran tinggi.
Konstruksi tipe ini sangat rumit dan memiliki kemampuan yang sangat tinggi dibandingkan dua teknologi lainnya. Mekanisme katup DOHC bisa dibagi menjadi dua model, yaitu single drive belt directly dan noken as intake (isap) yang digerakkan roda gigi.
Pada teknologi pertama, dua noken as digerakkan langsung dengan sebuah sabuk. Sedangkan pada model kedua, hanya salah satu noken as yang disambungkan dengan sabuk. Umumnya ada lah bagian roda gigi katup intake. Antara roda gigi intake disambungkan dengan roda gigi exhaust (buang), sehingga katup exhaust akan turut bergerak pula.
Adanya dua batang noken as memungkinkan pabrikan untuk memasangkan teknologi multikatup dan katup variabel pada mesin DOHC. Dalam satu silinder bisa dipasang lebih dari satu katup. Saat ini umumnya pabrikan menggunakan model 2 katup isap dan 2 katup buang, sehingga mesin DOHC yang memiliki 4 silinder bisa memasang 16 katup sekaligus.
Sebenarnya mesin 4 langkah mempunyai 4 proses kerja, yaitu langkah isap, kompresi, usaha, dan buang. Tetapi bekerjanya katup hanya membutuhkan katup isap dan buang, karena sisa proses lainnya terjadi di ruang bakar. Mekanime pergerakan katup diatur sedemikian rupa sehingga noken as berputar satu kali untuk menggerakkan katup isap. Sedangkan untuk katup buang sebanyak 2 kali berputarnya poros engkol.
Gerakan " noken as "
Noken as membuka dan menutup katup sesuai timing yang telah diprogram. Noken as digerakkan oleh poros engkol dengan beberapa metode, yaitu timing gear, timing chain, dan timing belt. Metode timing gear digunakan pada mekanisme katup jenis mesin OHV yang letak sumbunya di dalam blok silinder. Timing gear umumnya menimbulkan bunyi yang besar dibandingkan model rantai (timing chain), sehingga mesin bensin OHV menjadi kurang populer dibandingkan model lainnya.
Model timing chain dipakai untuk mesin SOHC dan DOHC. Noken as digerakkan oleh rantai (timing chain) dan roda gigi sprocket sebagai ganti dari timing gear. Timing chain dan roda gigi sprocket dilumasi dengan oli.
Tegangan rantai diatur oleh chain tensioner. Vibrasi getaran rantai dicegah oleh chain vibration damper. Noken as yang digerakkan rantai hanya sedikit menimbulkan bunyi dibandingkan dengan timing gear, sehingga banyak diadopsi pabrikan.
Teknologi timing belt lahir dari kebutuhan akan mesin yang bersuara senyap. Model sabuk ini tidak menimbulkan bunyi kalau dibandingkan dengan rantai. Selain itu tidak memerlukan pelumasan dan penyetelan tegangan. Kelebihan lainnya adalah belt lebih ringan dibandingkan rantai. Belt penggerak dibuat dari fiberglass yang diperkuat karet sehingga memiliki daya regang yang baik. Belt juga tidak mudah meregang bila terjadi panas. Oleh karena itu, model belt kini banyak dipasang pada mesin modern.
Mesin yang pertama kali diperkenalkan pada 1996 ini telah digunakan di sebagian besar mobil Toyota. Tak hanya itu mesin ini diklaim membuat mesin lebih efisien dan bertenaga, ramah lingkungan serta hemat bahan bakar. lalu bagimana dengan sistem kerjanya hingga dapat menciptakan hasil yang memuaskan.
Layaknya telah diuraikan wikipedia, cara kerja teknologi ini cukup simpel. Untuk menghitung waktu buka tutup katup ( valve timing ) yang optimal, ECU ( Electronic Control Unit ) menyesuaikan dengan kecepatan mesin, volume udara masuk, posisi throttle ( akselerator ) dan temperatur air. Supaya target valve timing senantiasa terwujud, Sensor posisi chamshaft atau crankshaft memberikan sinyal yang menjadi respon koreksi.
Mudahnya sistem VVT-i ini akan terus mengoreksi valve timing atau jalur keluar masuk bahan bakar dan udara. Disesuaikan dengan pijakan pedal gas dan beban yang ditanggung untuk menghasilkan torsi optimal di tiap-tiap putaran dan beban mesin. Dengan begitu akan menghasilkan tenaga yang optimal, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.
Keunggulan VVT-i
1. Tenaga yang optimal disetiap putaran mesin, Sistem katup mendukung proses pembakaran lebih efektif dalam menghasilkan tenaga yang maksimal.
2. Hemat Bahan Bakar, Pengaturan katup elektronik membuat konsumsi bahan bakar menjadi hemat dan efesien.
3. Gas Buang Ramah Lingkungan,Suplai bahan bakar dan udara yang diatur oleh sistem kerja katup membuat pembakaran menjadi sempurna, dan gas buang yang dihasilkan menjadi besih.
4. Tercatat lebih dari satu varian Toyota yang mengadopsi Teknologi VVT-i ini layaknya Toyota Avanza, Toyota Innova, Toyota Yaris dan Sedan Toyota Vios.
Mesin i-DSI sebagai teknologi pintar yang dirancang khusus untuk mobil kompak, dengan 2 buah busi pada tiap silinder di dalam ruang pembakaran dan pengontrolan waktu pembakaran secara cerdas, dapat mencapai ultra-high fuel economy dengan pemakaian bahan bakar yang rendah dan ekonomis, sekaligus menghasilkan torsi maksimal pada putaran RPM rendah sampai menengah, sesuai kecepatan pada penggunaan sehari-hari.
Mesin i-DSI melakukan pembakaran yang lebih efisien, sehingga menghasilkan tenaga mobil yang lebih responsif, pemakaian bahan bakar yang paling hemat di kelasnya, dan emisi gas buang yang lebih bersih.
Bagaimana i-DSI bekerja?
Mesin i-DSI mempunyai ruang pembakaran yang compact dan dua busi pada tiap silinder.
Sistem dual dan sequential ignition mengatur waktu urutan pengapian dari kedua busi, yaitu pada langkah hisap dan langkah buangnya, berdasarkan kecepatan dan beban kerja mesin.
Pengaturan ini memungkinkan pembakaran yang lebih cepat dan menyeluruh serta momen puntir yang besar pada kecepatan rendah-menengah. Sistem tersebut akhirnya menghasilkan keseimbangan tinggi antara pemakaian bahan bakar yang ekonomis dan tenaga yang responsif.
EFI adalah sebuah kata singkatan dari Electronic Fuel Injection. Adapun pengertian dari EFI adalah sebuah sistem penyemprotan bahan bakar yang dalam kerjanya dikontrol secara elektronik agar didapatkan nilai campuran udara dan bahan bakar selalu sesuai dengan kebutuhan motor bakar, sehingga didapatkan daya motor yang optimal dengan pemakaian bahan bakar yang minimal serta mempunyai gas buang yang ramah lingkungan.
Dalam kehidupan sehari hari nama EFI telah dipakai oleh merk Toyota, sedangkan merk lain mempunyai nama nama yang berbeda, akan tetapi prinsip dari semua sistem tersebut adalah sama.
Fungsi dan Cara Kerja Injeksi
Fungsi dan cara kerja komponen injeksi Bahan bakar bensin elektronik Sistem EFI itu terdiri dari tiga system utama,yaitu system bahan bakar,system induksi udara,dan system control elektronik. Untuk sepeda motornya bisa dilihat di Sepeda Motor Injeksi Honda.
Sistem Bahan Bakar
Sitem Bahan Bakar berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar dari tangki ke ruang bakar.
Komponen system bahan bakar terdiri atas pompa bahan bakar, fuel pulsation damper, pressure regulator, injektor dll.
Pompa Bahan Bakar
Pompa bahan bakar berfungsi utuk menyalurkan bahan bakar dari tangki ke injector. Pompa bahan bakar yang digunakan adalah pompa bahan bakar listrik.
Fuel Pulsation Damper
Fuel pulsation damper berfungsi sebagai penyerap perubahan tekanan pada saluran tekanan karena adanya injeksi. Tekanan bahan bakar dalam intake manifold dipertahankan oleh pressure regulator.
Pressure Regulator
Pressure regulator berfungsi mengatur tekanan bahan bakar ke injector-injektor.Jumlah bahan bakar yang di injeksikan diatur oleh sinyal yang di berikan ke injector sehingga tekanan harus tetap pada tiap-tiap injketor.Untuk mendapatkan jumlah penyemprotan yang tepat,tekanan bahan bakar harus dipertahankan lebih kurang 2,55 kg/cm2.
Injektor
Injektor adalah sebuah nozzle elektromagnetik yang kerjanya dikontrol leh computer.Injektor dilengkapi dengan heat insulator pada saluran masuk atau pada kepala slinder yang dekat dengan lubang pemasukan.
Cold Start Injektor
Cold start Injektor digunakan untuk mensuplai bahan-bahan pada saat suhu motor masih rendah.Injektor ini dipsang di baian tengah ruangan udara masuk. Injektor bekerja hanya pada saat start bila temperature air pendingin di bawah 220 Celsius.
Sistem induksi udara berfungsi untuk menyediakan sejumlah udara yang diperlukan untuk pembakaran terdiri atas:
Throttle Body
Throttle body terdiri atas katup therottle untuk mengontroludara masuk,sebuah system by pass udara yang mengatur aliran udara pada putaran idle dan sebuah throttle position sensor untuk menyensor kondisi terbukanya katup therottle.
Katup Udara
Katup udara di gunakan untuk fast idle yang bekerjanya oleh bimetal dan heat coil motor dalam keadaan dingin.Katup udara di pasangkan pada permukaan samping kanan slinder.Jika putaran fast idle selama pemanasan tidak stabil atau rendah maka hali ini antara lain disebabkan oleh kesalahan pembukaan katup udara.
Air Flow Meter
Air flow meter mendeteksi jumlah udara yang masuk dan mengirimkan sinyal ke computer yang menentukan dasar jumlah injeksi.Air flow meter terdiri atas plat pengukur,pegas kembali ,baut penyekat campuran idle,sensor udaa masuk dan switch pompa bahan bakar.
System Kontrol Elektronik (ECU)
Kalau komputer mempunyai CPU, maka pada sistem Injeksi mempunyai ECU (Electronic Control Unit) Sistem Kontrol elektronik mempunyai bermacam-macam sensor yang terdiri atas air flow meter, Sensor air pendingin, sensor psisi katup gas, sensor udara masuk, sensor gas tekan, dan sensor tekanan mesin.
Perangkat ini akan menentukan lama kerja injector.Kelengkapan yang lain adalah main relay yang menyediakan sumber arus listrik ke computer. Circuit opening relay yang mengontrol kerja pompa bahan bakar dan sebuah resistor yang menstabilkan kerja injector.
Kali ini akan saya jelaskan pengertian dan penjelasan tentang pengertian dari teknologi VTEC, DOHC, SOHC, I-DSi, dan EFI yang saya ambil dari berbagai sumber dan kemudian saya rangkum dan saya gabungkan menjadi satu pada artikel ini. Langsung saja saya jelaskan satu per satu dari pengertian di atas.
VTEC (Variable Valve Timing and Lift Electronic Control) adalah teknologi pengatur katup canggih yang ditemukan oleh Honda, dan sampai sekarang masih digunakan oleh jajaran mesin Honda. Keunggulan teknologi VTEC terletak di kemampuan mesin bersilinder kecil dalam menghasilkan tenaga yang sebanding dengan mesin yang bersilinder besar, dan di samping itu juga memberikan konsumsi bahan bakar yang baik, serta juga dapat digunakan secara harian.
Dengan teknologi VTEC, performa optimal pada kecepatan tinggi, namun tetap dapat mempertahankan efisiensi bahan bakar sehingga dapat menurunkan tingkat emisi dan polusi. Hanya pada mesin VTEC pengaturan ketinggian bukaan katup diatur secara elektronik.
Pada putaran rendah, satu katup terbuka penuh dan katup lainnya hanya terbuka sedikit untuk menciptakan efek perputaran udara di dalam ruang bakar, sehingga dapat mencapai tenaga mesin yang optimal dan akselerasi responsif baik pada saat putaran RPM tinggi atau rendah.
Secara prinsip, VTEC terbagi tiga macam:
VTEC-E, VTEC SOHC, dan VTEC DOHC. Ketiganya memanfaatkan rocker arm sebagai pengatur waktu bukaan katup. VTEC-E (Economic) digunakan pertama kali di Indonesia oleh Honda Civic Ferio 1996. Di putaran rendah, jumlah katup yang terbuka hanya 12 dari 16 katup, sisanya akan terbuka saat putaran mesin tinggi.
VTEC SOHC seperti yang digunakan pertama kali di Indonesia oleh old Honda City. Lama (duration) dan jarak (lift) bukaan katup masuk akan berbeda saat idle, putaran sedang dan tinggi. Namun untuk katup buang, tidak diatur durasi dan lift-nya. Pada VTEC DOHC, katup buangnya pun diatur durasi dan lift-nya. Prinsip kerjanya serupa dengan VTEC SOHC, tapi cam-nya terpisah menjadi dua.
Keunggulan VTEC:
1. Mesin bersilinder kecil, mampu menghasilkan tenaga sebanding dengan mesin bersilinder besar.
2. Memberikan konsumsi bahan bakar yang baik.
3. Menjaga performa mesin agar tetap optimal, baik untuk putaran mesin rendah maupun putaran tinggi.
4. Proses pembuangan tak memerlukan pembukaan katup variabel sebab gas buang semakin lancar, jadi kerja mesin akan semakin enteng.
Kelemahan VTEC
Karena menggunakan oli, kerja VTEC bisa terganggu karena oli mesin kurang, kotor atau tekanan oli rendah karena adanya kebocoran pada sistem, misalnya O-ring yang rusak.
Antara SOHC dengan DOHC memang memiliki perbedaan konsep yang besar. Kedua istilah tersebut berbicara mengenai mekanisme pergerakan katup. SOHC merupakan singkatan dari Single OverHead Camshaft, sedangkan DOHC adalah kepanjangan dari Double OverHead Camshaft.
Terlihat dari dari kedua singkatan tersebut ada satu kata yang sama yaitu, camshaft atau noken as. Memang pada noken as inilah terletak perbedaan kedua teknologi tersebut.
Camshhaft atau noken as memiliki fungsi untuk membuka tutup katup isap dan katup buang. Katup isap bertugas untuk mengisap campuran bahan bakar udara ke dalam ruang bakar. Sebaliknya, katup buang memiliki tugas untuk menyalurkan sisa pembakaran ke knalpot.
Sebenarnya teknologi mekanisme katup tidak hanya SOHC dan DOHC, tetapi masih ada sistem lain yang disebut OHV (Over Head Valve). Mekanisme kerja katup ini sangat sederhana dan memiliki daya tahan tinggi. Penempatan camshaft-nya berada pada blok silinder yang dibantu valve lifter dan push rod diantara rocker arm.
Mekanisme OHV banyak dipakai oleh mesin diesel truk yang hanya membutuhkan torsi. Karena pengembangan teknologinya terbatas, sistem OHV sudah jarang digunakan lagi pada mesin bensin.
Para ahli otomotif terus berpikir untuk menciptakan sistem mekanisme katup baru. Mereka pun beralih ke model OverHead Camshaft (OHC) yang menempatkan noken as di atas kepala silinder. Noken as langsung menggerakkan rocker arm tanpa melalui lifter dan push rod. Camshaft digerakkan oleh poros engkol melalui rantai atau tali penggerak.
Tipe ini sedikit lebih rumit dibandingkan dengan OHV. Karena tidak menggunakan lifter dan push rod, bobot bagian yang bergerak menjadi berkurang. Ini membuat kemampuan mesin pada kecepatan tinggi cukup baik karena katup mampu membuka dan menutup lebih presisi pada kecepatan tinggi. OHC yang memakai noken as tunggal sebagai tempat penyimpanan katup isap dan buang sering disebut sebagai SOHC.
Setiap noken as untuk setiap silinder hanya mampu menampung 2 katup, 1 isap, dan 1 buang. Oleh karena itu, mesin yang memiliki 4 silinder pasti hanya bisa memakai 8 katup.
Keinginan untuk membuat mesin yang lebih bertenaga dibandingkan model SOHC, mendorong lahirnya teknologi DOHC. Mesin DOHC mempunyai suara yang lebih halus dan performa mesin yang lebih baik dari pada SOHC karena masing-masing poros pada mesin DOHC memiliki fungsi berbeda untuk mengatur klep masuk dan buang.
Sementara itu, pada mesin SOHC, satu poros sekaligus bertugas mengatur buka/tutup klep masuk/buang sehingga pembakaran yang terjadi pada mesin DOHC lebih maksimal dan akselerasi mobil bermesin DOHC menjadi lebih baik.
DOHC memakai dua noken as yang ditempatkan pada kepala silinder. Satu untuk menggerakkan katup isap dan satu lagi untuk menjalankan katup buang. Sistem buka tutup ini tidak memerlukan rocker arm sehingga proses kerja menjadi lebih presisi lagi pada putaran tinggi.
Konstruksi tipe ini sangat rumit dan memiliki kemampuan yang sangat tinggi dibandingkan dua teknologi lainnya. Mekanisme katup DOHC bisa dibagi menjadi dua model, yaitu single drive belt directly dan noken as intake (isap) yang digerakkan roda gigi.
Pada teknologi pertama, dua noken as digerakkan langsung dengan sebuah sabuk. Sedangkan pada model kedua, hanya salah satu noken as yang disambungkan dengan sabuk. Umumnya ada lah bagian roda gigi katup intake. Antara roda gigi intake disambungkan dengan roda gigi exhaust (buang), sehingga katup exhaust akan turut bergerak pula.
Adanya dua batang noken as memungkinkan pabrikan untuk memasangkan teknologi multikatup dan katup variabel pada mesin DOHC. Dalam satu silinder bisa dipasang lebih dari satu katup. Saat ini umumnya pabrikan menggunakan model 2 katup isap dan 2 katup buang, sehingga mesin DOHC yang memiliki 4 silinder bisa memasang 16 katup sekaligus.
Sebenarnya mesin 4 langkah mempunyai 4 proses kerja, yaitu langkah isap, kompresi, usaha, dan buang. Tetapi bekerjanya katup hanya membutuhkan katup isap dan buang, karena sisa proses lainnya terjadi di ruang bakar. Mekanime pergerakan katup diatur sedemikian rupa sehingga noken as berputar satu kali untuk menggerakkan katup isap. Sedangkan untuk katup buang sebanyak 2 kali berputarnya poros engkol.
Gerakan " noken as "
Noken as membuka dan menutup katup sesuai timing yang telah diprogram. Noken as digerakkan oleh poros engkol dengan beberapa metode, yaitu timing gear, timing chain, dan timing belt. Metode timing gear digunakan pada mekanisme katup jenis mesin OHV yang letak sumbunya di dalam blok silinder. Timing gear umumnya menimbulkan bunyi yang besar dibandingkan model rantai (timing chain), sehingga mesin bensin OHV menjadi kurang populer dibandingkan model lainnya.
Model timing chain dipakai untuk mesin SOHC dan DOHC. Noken as digerakkan oleh rantai (timing chain) dan roda gigi sprocket sebagai ganti dari timing gear. Timing chain dan roda gigi sprocket dilumasi dengan oli.
Tegangan rantai diatur oleh chain tensioner. Vibrasi getaran rantai dicegah oleh chain vibration damper. Noken as yang digerakkan rantai hanya sedikit menimbulkan bunyi dibandingkan dengan timing gear, sehingga banyak diadopsi pabrikan.
Teknologi timing belt lahir dari kebutuhan akan mesin yang bersuara senyap. Model sabuk ini tidak menimbulkan bunyi kalau dibandingkan dengan rantai. Selain itu tidak memerlukan pelumasan dan penyetelan tegangan. Kelebihan lainnya adalah belt lebih ringan dibandingkan rantai. Belt penggerak dibuat dari fiberglass yang diperkuat karet sehingga memiliki daya regang yang baik. Belt juga tidak mudah meregang bila terjadi panas. Oleh karena itu, model belt kini banyak dipasang pada mesin modern.
Mesin yang pertama kali diperkenalkan pada 1996 ini telah digunakan di sebagian besar mobil Toyota. Tak hanya itu mesin ini diklaim membuat mesin lebih efisien dan bertenaga, ramah lingkungan serta hemat bahan bakar. lalu bagimana dengan sistem kerjanya hingga dapat menciptakan hasil yang memuaskan.
Layaknya telah diuraikan wikipedia, cara kerja teknologi ini cukup simpel. Untuk menghitung waktu buka tutup katup ( valve timing ) yang optimal, ECU ( Electronic Control Unit ) menyesuaikan dengan kecepatan mesin, volume udara masuk, posisi throttle ( akselerator ) dan temperatur air. Supaya target valve timing senantiasa terwujud, Sensor posisi chamshaft atau crankshaft memberikan sinyal yang menjadi respon koreksi.
Mudahnya sistem VVT-i ini akan terus mengoreksi valve timing atau jalur keluar masuk bahan bakar dan udara. Disesuaikan dengan pijakan pedal gas dan beban yang ditanggung untuk menghasilkan torsi optimal di tiap-tiap putaran dan beban mesin. Dengan begitu akan menghasilkan tenaga yang optimal, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.
Keunggulan VVT-i
1. Tenaga yang optimal disetiap putaran mesin, Sistem katup mendukung proses pembakaran lebih efektif dalam menghasilkan tenaga yang maksimal.
2. Hemat Bahan Bakar, Pengaturan katup elektronik membuat konsumsi bahan bakar menjadi hemat dan efesien.
3. Gas Buang Ramah Lingkungan,Suplai bahan bakar dan udara yang diatur oleh sistem kerja katup membuat pembakaran menjadi sempurna, dan gas buang yang dihasilkan menjadi besih.
4. Tercatat lebih dari satu varian Toyota yang mengadopsi Teknologi VVT-i ini layaknya Toyota Avanza, Toyota Innova, Toyota Yaris dan Sedan Toyota Vios.
Mesin i-DSI sebagai teknologi pintar yang dirancang khusus untuk mobil kompak, dengan 2 buah busi pada tiap silinder di dalam ruang pembakaran dan pengontrolan waktu pembakaran secara cerdas, dapat mencapai ultra-high fuel economy dengan pemakaian bahan bakar yang rendah dan ekonomis, sekaligus menghasilkan torsi maksimal pada putaran RPM rendah sampai menengah, sesuai kecepatan pada penggunaan sehari-hari.
Mesin i-DSI melakukan pembakaran yang lebih efisien, sehingga menghasilkan tenaga mobil yang lebih responsif, pemakaian bahan bakar yang paling hemat di kelasnya, dan emisi gas buang yang lebih bersih.
Bagaimana i-DSI bekerja?
Mesin i-DSI mempunyai ruang pembakaran yang compact dan dua busi pada tiap silinder.
Sistem dual dan sequential ignition mengatur waktu urutan pengapian dari kedua busi, yaitu pada langkah hisap dan langkah buangnya, berdasarkan kecepatan dan beban kerja mesin.
Pengaturan ini memungkinkan pembakaran yang lebih cepat dan menyeluruh serta momen puntir yang besar pada kecepatan rendah-menengah. Sistem tersebut akhirnya menghasilkan keseimbangan tinggi antara pemakaian bahan bakar yang ekonomis dan tenaga yang responsif.
EFI adalah sebuah kata singkatan dari Electronic Fuel Injection. Adapun pengertian dari EFI adalah sebuah sistem penyemprotan bahan bakar yang dalam kerjanya dikontrol secara elektronik agar didapatkan nilai campuran udara dan bahan bakar selalu sesuai dengan kebutuhan motor bakar, sehingga didapatkan daya motor yang optimal dengan pemakaian bahan bakar yang minimal serta mempunyai gas buang yang ramah lingkungan.
Dalam kehidupan sehari hari nama EFI telah dipakai oleh merk Toyota, sedangkan merk lain mempunyai nama nama yang berbeda, akan tetapi prinsip dari semua sistem tersebut adalah sama.
Fungsi dan Cara Kerja Injeksi
Fungsi dan cara kerja komponen injeksi Bahan bakar bensin elektronik Sistem EFI itu terdiri dari tiga system utama,yaitu system bahan bakar,system induksi udara,dan system control elektronik. Untuk sepeda motornya bisa dilihat di Sepeda Motor Injeksi Honda.
Sistem Bahan Bakar
Sitem Bahan Bakar berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar dari tangki ke ruang bakar.
Komponen system bahan bakar terdiri atas pompa bahan bakar, fuel pulsation damper, pressure regulator, injektor dll.
Pompa Bahan Bakar
Pompa bahan bakar berfungsi utuk menyalurkan bahan bakar dari tangki ke injector. Pompa bahan bakar yang digunakan adalah pompa bahan bakar listrik.
Fuel Pulsation Damper
Fuel pulsation damper berfungsi sebagai penyerap perubahan tekanan pada saluran tekanan karena adanya injeksi. Tekanan bahan bakar dalam intake manifold dipertahankan oleh pressure regulator.
Pressure Regulator
Pressure regulator berfungsi mengatur tekanan bahan bakar ke injector-injektor.Jumlah bahan bakar yang di injeksikan diatur oleh sinyal yang di berikan ke injector sehingga tekanan harus tetap pada tiap-tiap injketor.Untuk mendapatkan jumlah penyemprotan yang tepat,tekanan bahan bakar harus dipertahankan lebih kurang 2,55 kg/cm2.
Injektor
Injektor adalah sebuah nozzle elektromagnetik yang kerjanya dikontrol leh computer.Injektor dilengkapi dengan heat insulator pada saluran masuk atau pada kepala slinder yang dekat dengan lubang pemasukan.
Cold Start Injektor
Cold start Injektor digunakan untuk mensuplai bahan-bahan pada saat suhu motor masih rendah.Injektor ini dipsang di baian tengah ruangan udara masuk. Injektor bekerja hanya pada saat start bila temperature air pendingin di bawah 220 Celsius.
Sistem induksi udara berfungsi untuk menyediakan sejumlah udara yang diperlukan untuk pembakaran terdiri atas:
Throttle Body
Throttle body terdiri atas katup therottle untuk mengontroludara masuk,sebuah system by pass udara yang mengatur aliran udara pada putaran idle dan sebuah throttle position sensor untuk menyensor kondisi terbukanya katup therottle.
Katup Udara
Katup udara di gunakan untuk fast idle yang bekerjanya oleh bimetal dan heat coil motor dalam keadaan dingin.Katup udara di pasangkan pada permukaan samping kanan slinder.Jika putaran fast idle selama pemanasan tidak stabil atau rendah maka hali ini antara lain disebabkan oleh kesalahan pembukaan katup udara.
Air Flow Meter
Air flow meter mendeteksi jumlah udara yang masuk dan mengirimkan sinyal ke computer yang menentukan dasar jumlah injeksi.Air flow meter terdiri atas plat pengukur,pegas kembali ,baut penyekat campuran idle,sensor udaa masuk dan switch pompa bahan bakar.
System Kontrol Elektronik (ECU)
Kalau komputer mempunyai CPU, maka pada sistem Injeksi mempunyai ECU (Electronic Control Unit) Sistem Kontrol elektronik mempunyai bermacam-macam sensor yang terdiri atas air flow meter, Sensor air pendingin, sensor psisi katup gas, sensor udara masuk, sensor gas tekan, dan sensor tekanan mesin.
Perangkat ini akan menentukan lama kerja injector.Kelengkapan yang lain adalah main relay yang menyediakan sumber arus listrik ke computer. Circuit opening relay yang mengontrol kerja pompa bahan bakar dan sebuah resistor yang menstabilkan kerja injector.
Kamis, 21 April 2016
Kualifikasi Motor Yamaha R15
Inilah Spesifikasi dan Harga YAMAHA R15 150cc dan Kelebihan & Kekurangan YAMAHA R15 150cc Terbaru. Kini sudah banyak hadir di Indonesia motor motor untuk kelas sport 150, dan salah satunya ialah Yamaha R15 yang tentu saja dibekali 150cc, boleh dibilang kalau motor sport ini merupakan motor sport yang ditunggu tunggu oleh pecinta dunia otomotif di Indonesia yang terlebih lagi yang ngefans banget sama Yamaha. Dengan desain yang sporty serta dilengkapi dengan fairing fairing yang indah tentunya banyak yang kepincut dengan motor yang satu ini.
Dengan harga yang mampun bersaing dengan para kompetitornya yang menjadikan motor sport Yamaha R15 ini menjadi daya tarik tersendiri.
Nah, bagi teman teman yang penasaran dengan R15, tenang saja karena pada pertemuan kali ini kami ingin sekali berbagi info untuk rekan rekan yang tentunya ingin mengetahui seperti apa kwalifikasi dan Harga Yamaha R15 Terbaru ini. tak hanya itu saja karena kami juga akan mengulas seputar Keunggulan dan Kelemahan dari Yamaha R15 Terbaru ini yang tentunya saja anda ingin mengetahuinyakan. Lalu, langsung saja kita simak informasi selengkapnya dibawah ini:
Kwalifikasi Motor Sport YAMAHA R15 150cc
Kapasitas mesin : 149.8cc
Tipe Mesin : SOHC
Perbandingan Kompresi : 10.4 : 1
Max Power : 14.8 PS/8500 RPM
Max Torque : 13.10 nm/7500 RPM
Bore x Stroke : 57mm x 58.7 mm
Sistem Pengkabutan : Injeksi
Transmisi : 6 – Speed
Sistem Pendingin : Radiator
Ukuran Ban Depan : 90/80-17 Tubeless
Ukuran Ban Belakang : 130/80-17 Tubeless
Rem Depan : Cakram 245mm
Rem Belakang : Cakram 220mm
Suspensi Depan : Telescopic
Suspensi Belakang : Link Type Monocross
Kapasitas tangki : 12 Liter
Rangka : Delta Box
Speedometer : Semi Digital
Kelebihan Motor Sport YAMAHA R15 150cc
Untuk motor sport R15 ini ternyata sudah ditanamkan spedometer canggih yang tentu saja multifungsi dan modern
Untuk penggunaan spedometer jenis ini dimaksudkan agar si pengendara tidak hanya bisa mengetahui informasi dengan lebih jelas dan lengkap tapi juga membuat motor yamaha r15 ini sendiri tampak sporty nan keren ala motor-motor balap.
Selain itu untuk desain dari Yamaha R15 ini telah mengambil konsep dari Yamaha YZF R1
Motor ini terlihat seperti penampilan yang begitu sporty ternyata tidak lepas dari hasil pengadopsian yang dilakukan meniru konsep yang dipakai oleh motor sport premium yamaha r1. Dan yang perlu anda sekalian ketahui juga bahwa ternyata juara dunia moto gp valentino rossi ( VR46 ) juga ikut andil dalam perancangan motor terbaru yamaha ini lho. Jadi tak salah memang jika ada yang bilang jika motor yamaha r15 ini sangat layak untuk dimiliki.
Dan uniknya lagi kalau motor sport dari Yamaha ini telah menggunakan alumunium swing arn untuk kelas motor 150cc
Selain itu untuk kelebihan lainnya yang wajib kita ketahui adalah bahwa motor ini merupakan generasi pertama yang telah menggunakan swing arm jenis allumunium di kelas 150 cc di indonesia. Ini berbeda dengan motor sekelas lainnya yang kebanyakan masih belum menggunakan swing arm jenis ini.
Untuk bagian sisi depannya kalau motor sport ini sudah menggunakan 2 lampu LED besar pada bagian depan
Untuk teman teman yang suka berkendara pada keadaan malam hari, sepertinya tak perlu khawatir lagi dengan sektor penerangan / pencahayaaan jika menggunakan motor yamaha satu ini. Ini karena yamaha r15 ini telah dilengkapi dengan 2 pasang lampu besar jenis LED yang sanggup memberikan pencahayaan yang terang dan juga maksimal. Hal ini akan membuat pengendara dengan mudah bisa melihat kondisi jalan dimalam hari. Jadi kita bisa lebih leluasa melakukan perjalanan sekalipun itu dimalam hari.
Dan ketahuilah kalau R15 ini merupakan motor sport pertama di negeri kita ini yang menggunakan laampu jenis LED untuk penerangan pada sektor belakang
Tak mau bermain main karena Yamaha sepertinya memang berupaya untuk memenuhi kebutuhan para konsumennya sekalipun itu merupakan hal yang sifatnya sepele/kecil. Terbukti dengan penggunaan lampu belakang yang telah berjenis LED. Hebatnya lagi, di indonesia sendiri motor ini merupakan satu-satunya motor yang baru menggunakan fitur seperti ini. Meskipun terkadang fitur ini tidak terlalu diperhatikan oleh pengendara karena letaknya yang berada dibelakang, namun yang pasti fitur ini ikut andil juga memberikan kesempurnaan berkendara bagi sanng pengendara.
Kekurangan Motor Sport YAMAHA R15 150cc
Adapun kekurangan dari motor sport R15 ini jika dibadingkan dengan kompetitornya seperti Honda CBR150R maka akan terlihat data seperti berikut: Kapasitas tangki Bahan bakar yang lebih kecil dari honda CBR150 R R15 berkapasitas 12 liter sedangkan CBR150R 13,1 liter. Rasio Kompresi Yamaha R15 lebih kecil yaitu 10,4 : 1 sedangkan Honda CBR150R dengan rasio kompresi 11,0 : 1. Tenaga maksimum yamaha R15 lebih kecil yaitu 16.8 PS pada 8500 rpm sedangkan Honda CBR150R mampu memuntahkan power 17 PS pada 10.500 rpm. Untuk sistem kopling yamaha R15 menggunakan sistem multiplate disc sedangkan Honda CBR150R sudah menggunakan sistem multiplate dengan koil springs. Untuk mesin Yamaha R15 masih menggunakan sistem SOHC sedangkan Honda CBR150R sudah mengaplikasikan sistem DOHC.
Nah, itulah info terbaru yang bisa kami share untuk teman teman semuanya pecinta dunia otomotif tentang Kelebihan & Kekurangan YAMAHA R15 150cc Terbaru. Jika anda tertarik dengan motor sport yang satu ini, langsung saja silahkan anda test drive pada dealer terdekat dengan rumah anda, supaya mengetahui seperti apa sebenarnya motor sport terbaru dari Yamaha untuk kelas 150cc ini. Terima kasih karena sudah mampir kesini, silahkan anda tunggu berita terbaru dari kami
Dengan harga yang mampun bersaing dengan para kompetitornya yang menjadikan motor sport Yamaha R15 ini menjadi daya tarik tersendiri.
Nah, bagi teman teman yang penasaran dengan R15, tenang saja karena pada pertemuan kali ini kami ingin sekali berbagi info untuk rekan rekan yang tentunya ingin mengetahui seperti apa kwalifikasi dan Harga Yamaha R15 Terbaru ini. tak hanya itu saja karena kami juga akan mengulas seputar Keunggulan dan Kelemahan dari Yamaha R15 Terbaru ini yang tentunya saja anda ingin mengetahuinyakan. Lalu, langsung saja kita simak informasi selengkapnya dibawah ini:
Kwalifikasi Motor Sport YAMAHA R15 150cc
Kapasitas mesin : 149.8cc
Tipe Mesin : SOHC
Perbandingan Kompresi : 10.4 : 1
Max Power : 14.8 PS/8500 RPM
Max Torque : 13.10 nm/7500 RPM
Bore x Stroke : 57mm x 58.7 mm
Sistem Pengkabutan : Injeksi
Transmisi : 6 – Speed
Sistem Pendingin : Radiator
Ukuran Ban Depan : 90/80-17 Tubeless
Ukuran Ban Belakang : 130/80-17 Tubeless
Rem Depan : Cakram 245mm
Rem Belakang : Cakram 220mm
Suspensi Depan : Telescopic
Suspensi Belakang : Link Type Monocross
Kapasitas tangki : 12 Liter
Rangka : Delta Box
Speedometer : Semi Digital
Kelebihan Motor Sport YAMAHA R15 150cc
Untuk motor sport R15 ini ternyata sudah ditanamkan spedometer canggih yang tentu saja multifungsi dan modern
Untuk penggunaan spedometer jenis ini dimaksudkan agar si pengendara tidak hanya bisa mengetahui informasi dengan lebih jelas dan lengkap tapi juga membuat motor yamaha r15 ini sendiri tampak sporty nan keren ala motor-motor balap.
Selain itu untuk desain dari Yamaha R15 ini telah mengambil konsep dari Yamaha YZF R1
Motor ini terlihat seperti penampilan yang begitu sporty ternyata tidak lepas dari hasil pengadopsian yang dilakukan meniru konsep yang dipakai oleh motor sport premium yamaha r1. Dan yang perlu anda sekalian ketahui juga bahwa ternyata juara dunia moto gp valentino rossi ( VR46 ) juga ikut andil dalam perancangan motor terbaru yamaha ini lho. Jadi tak salah memang jika ada yang bilang jika motor yamaha r15 ini sangat layak untuk dimiliki.
Dan uniknya lagi kalau motor sport dari Yamaha ini telah menggunakan alumunium swing arn untuk kelas motor 150cc
Selain itu untuk kelebihan lainnya yang wajib kita ketahui adalah bahwa motor ini merupakan generasi pertama yang telah menggunakan swing arm jenis allumunium di kelas 150 cc di indonesia. Ini berbeda dengan motor sekelas lainnya yang kebanyakan masih belum menggunakan swing arm jenis ini.
Untuk bagian sisi depannya kalau motor sport ini sudah menggunakan 2 lampu LED besar pada bagian depan
Untuk teman teman yang suka berkendara pada keadaan malam hari, sepertinya tak perlu khawatir lagi dengan sektor penerangan / pencahayaaan jika menggunakan motor yamaha satu ini. Ini karena yamaha r15 ini telah dilengkapi dengan 2 pasang lampu besar jenis LED yang sanggup memberikan pencahayaan yang terang dan juga maksimal. Hal ini akan membuat pengendara dengan mudah bisa melihat kondisi jalan dimalam hari. Jadi kita bisa lebih leluasa melakukan perjalanan sekalipun itu dimalam hari.
Dan ketahuilah kalau R15 ini merupakan motor sport pertama di negeri kita ini yang menggunakan laampu jenis LED untuk penerangan pada sektor belakang
Tak mau bermain main karena Yamaha sepertinya memang berupaya untuk memenuhi kebutuhan para konsumennya sekalipun itu merupakan hal yang sifatnya sepele/kecil. Terbukti dengan penggunaan lampu belakang yang telah berjenis LED. Hebatnya lagi, di indonesia sendiri motor ini merupakan satu-satunya motor yang baru menggunakan fitur seperti ini. Meskipun terkadang fitur ini tidak terlalu diperhatikan oleh pengendara karena letaknya yang berada dibelakang, namun yang pasti fitur ini ikut andil juga memberikan kesempurnaan berkendara bagi sanng pengendara.
Kekurangan Motor Sport YAMAHA R15 150cc
Adapun kekurangan dari motor sport R15 ini jika dibadingkan dengan kompetitornya seperti Honda CBR150R maka akan terlihat data seperti berikut: Kapasitas tangki Bahan bakar yang lebih kecil dari honda CBR150 R R15 berkapasitas 12 liter sedangkan CBR150R 13,1 liter. Rasio Kompresi Yamaha R15 lebih kecil yaitu 10,4 : 1 sedangkan Honda CBR150R dengan rasio kompresi 11,0 : 1. Tenaga maksimum yamaha R15 lebih kecil yaitu 16.8 PS pada 8500 rpm sedangkan Honda CBR150R mampu memuntahkan power 17 PS pada 10.500 rpm. Untuk sistem kopling yamaha R15 menggunakan sistem multiplate disc sedangkan Honda CBR150R sudah menggunakan sistem multiplate dengan koil springs. Untuk mesin Yamaha R15 masih menggunakan sistem SOHC sedangkan Honda CBR150R sudah mengaplikasikan sistem DOHC.
Nah, itulah info terbaru yang bisa kami share untuk teman teman semuanya pecinta dunia otomotif tentang Kelebihan & Kekurangan YAMAHA R15 150cc Terbaru. Jika anda tertarik dengan motor sport yang satu ini, langsung saja silahkan anda test drive pada dealer terdekat dengan rumah anda, supaya mengetahui seperti apa sebenarnya motor sport terbaru dari Yamaha untuk kelas 150cc ini. Terima kasih karena sudah mampir kesini, silahkan anda tunggu berita terbaru dari kami
Cara Merawat Sepeda Motor Anda agar Selalu Prima dan Awet
Seiring kemajuan zaman dan teknologi saat ini kendaraan bermotor mulai memenuhi jalan. Sehigga menyebabkan kemacetan hampir di semua kota Pulau Jawa. Hal ini di pengaruhi oleh kebutuhan transportasi yang mobile, selain harganya yang relatif murah dari pada mobil. Dengan kemajuan teknolgi mesin motor yang semakin maju, saat ini sepeda motor juga kuat untuk perjalanan lintas propinsi. Ambil contoh saja orang perantauan di Jakarta pulang kampung sebagian besar mengunakan sepeda motor. Namun terkadang seseorang lalai memperhatikan motor karena kesibukan akan kegiatan masing-masing orang. Bagi Anda yang memiliki sepeda motor maka meluangkanlah sedikit waktu Anda untuk merawatnya, agar biaya perawatan yang lebih tinggi terhindarkan.
Jika ingin motor milik Anda lebih awet mesinnya sehingga tidak banyak mengeluarkan biaya banyak untuk perawatan, berikut tips merawatnya.
1. Jika membeli sepeda motor baru
Jangan digunakan untuk membawa beban terlebih dahulu minimal sampai 500 KM, ini penting karena oli masih lebih cepat bercampur dengan serpihan logam akibat gesekan komponen mesin. Cobalah untuk menjalankan sepeda motor pada kecepatan yang stabil dari pelan-pelan sampai kecepatan maksimal agar mesin tahan untuk jangka panjang. Manfaatkanlah perawatan gratis yang di berikan oleh
dealer diman Anda membeli sepeda motor. Umumnya diberikan gratis servis dan ganti oli 3 kali jalan. Pertama pada KM 500, kedua pada KM 1000 dan ketiga pada KM 2000. Itu bukan hanya sebagai bonus, namun untuk menjaga usia mesin untuk jangka panjang. Belum tentu motor baru tidak memiliki kesalahan sama sekali dalam perakitannya, maka diperlukan pengecekan segera setelah 500 KM pemakaian pertama, untuk mengetahui kemungkinan adanya kesalahan.
Tips: Khusus sepeda motor bermesin 4 langkah,tuangkan sedikit olie kedalam lobang knalpot.Hal ini agar knalpot orisinil motor anda lebih awet karena tidak mudah keropos.
2. Perawatan berkala ( tune up)
Tune up perlu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya beberapa komponen yang tergores(aus). Sehingga setelan mesin bisa berubah akibat keausan yang terjadi pada beberapa komponen mesin tertentu. Untuk itu harus dilakukan penyetelan ulang dengan tune up ke bengkel resmi. Debu debu dan kotoran yang terhisap oleh karburator dan mengendap akan mempengaruhi kinerja mesin,dan akan sekaligus dibersihkan saat tune up .
Mengenai kapan waktu ideal untuk tune up, lakukanlah setiap 2 bulan sekali atau bila kilometer sudah 2000 KM perjalanan. Namun jika anda merasa bahwa sepeda motor Anda tidak terasa nyaman seperti biasa, maka lakukan lah tune up kebengkel resmi.
3.Penggantian Oli
Standard kekentalan oli yang dipakai kendaraan adalah SAE ( Society of Automotive Engineer ). Namun, kebanyakan oli yang dijual sudah memenuhi standart untuk iklim di Indonesia. Jadi Anda sudah tidak perlu khawatir mendapatkan standard oli yang salah untuk motor Anda.Yang perlu diperhatikan adalah kapan saat mengganti oli yang tepat.Hal ini biasanya sudah disertakan keterangan pada bungkus oli yang Anda beli. Mengganti olie melebihi batas kilometer pemakaian bisa berakibat tidak baik bagi motor. Oli yang telah melewati batas akan mengencer dan tidak sesuai lagi. Maka gantilaholi setiap kilometer menunjkan 2000 KM perjalanan atau pada saat Anda melakuan perawatan berkala.
Tips: Disiplin mengganti olie motor dengan berpatokan pada batas kilometer pemakaian oli ,akan membuat motor anda selalu prima.
4.Pemakaian motor
Jangan menggeber-gember gas motor anda atau melakukan tarikan gas spontan. Hal ini akan mempercepat keausan pada rantai mesin,katup bahan bakar,kopling,piston dan stang piston.Terutama jika motor anda memakai teknologi mesin 4 langkah.Mesin 4 langkah lebih rumit pada sistem bahan bakarnya,dan inilah yang sering bermasalah. Jika motor anda memakai gigi manual,pergunakan pemakaian gigi sesuai dengan kecepatan motor. Jika jalanan menanjak, motor butuh tenaga lebih besar maka kurangi gigi dengan yang lebih sesuai. Jika motor baru start berjalan jangan langsung menggunakan gigi 4,tapi mulailah dari gigi 1.Hal ini berpengaruh pada stang piston,piston,kopling dan rantai mesin (4 langkah).
Tips : Terapkan Tradisi pemanasan mesin motor terlebih dulu sebelum dipakai, jika motor telah nganggur selama 8 Jam atau lebih. Motor yang telah lama didiemin maka olie akan turun kembali dari bagian bagian sempit dan mengumpul di bak olie.Pemanasan mesin ini agar olie kembali lagi mengaliri kedalam bagian bagian mesin yang perlu dilumasi.Terutama untuk jenis mesin motor 4 langkah,karena jenis mesin ini hanya mengandalkan olie mesin saja.
Catatan: Memanaskan mesin jangan terlalu lama,cukup 5 menit saja.Hal ini nggak baik buat mesin yang berpendingin udara.Karena jika mesin hidup lama dan motor tidak berjalan, maka mesin tidak akan mendapat pendinginan yang baik.
5.Kebersihan
Biar rangka motor lebih awet,rajin rajinlah mencuci motor anda agar tidak cepat berkarat dan keropos.Apalagi jika habis dipakai hujan hujanan.
Dengan melaksanakan beberapa tips diatas, semoga motor anda bisa menjadi lebih awet dan tetap prima.Dan yang terpenting,harga jual kembali akan tetap tinggi jika ingin ganti motor yang baru.
Itulah tips dari saya semoga bermanfaat dan berguna untuk anda
Jika ingin motor milik Anda lebih awet mesinnya sehingga tidak banyak mengeluarkan biaya banyak untuk perawatan, berikut tips merawatnya.
1. Jika membeli sepeda motor baru
Jangan digunakan untuk membawa beban terlebih dahulu minimal sampai 500 KM, ini penting karena oli masih lebih cepat bercampur dengan serpihan logam akibat gesekan komponen mesin. Cobalah untuk menjalankan sepeda motor pada kecepatan yang stabil dari pelan-pelan sampai kecepatan maksimal agar mesin tahan untuk jangka panjang. Manfaatkanlah perawatan gratis yang di berikan oleh
dealer diman Anda membeli sepeda motor. Umumnya diberikan gratis servis dan ganti oli 3 kali jalan. Pertama pada KM 500, kedua pada KM 1000 dan ketiga pada KM 2000. Itu bukan hanya sebagai bonus, namun untuk menjaga usia mesin untuk jangka panjang. Belum tentu motor baru tidak memiliki kesalahan sama sekali dalam perakitannya, maka diperlukan pengecekan segera setelah 500 KM pemakaian pertama, untuk mengetahui kemungkinan adanya kesalahan.
Tips: Khusus sepeda motor bermesin 4 langkah,tuangkan sedikit olie kedalam lobang knalpot.Hal ini agar knalpot orisinil motor anda lebih awet karena tidak mudah keropos.
2. Perawatan berkala ( tune up)
Tune up perlu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya beberapa komponen yang tergores(aus). Sehingga setelan mesin bisa berubah akibat keausan yang terjadi pada beberapa komponen mesin tertentu. Untuk itu harus dilakukan penyetelan ulang dengan tune up ke bengkel resmi. Debu debu dan kotoran yang terhisap oleh karburator dan mengendap akan mempengaruhi kinerja mesin,dan akan sekaligus dibersihkan saat tune up .
Mengenai kapan waktu ideal untuk tune up, lakukanlah setiap 2 bulan sekali atau bila kilometer sudah 2000 KM perjalanan. Namun jika anda merasa bahwa sepeda motor Anda tidak terasa nyaman seperti biasa, maka lakukan lah tune up kebengkel resmi.
3.Penggantian Oli
Standard kekentalan oli yang dipakai kendaraan adalah SAE ( Society of Automotive Engineer ). Namun, kebanyakan oli yang dijual sudah memenuhi standart untuk iklim di Indonesia. Jadi Anda sudah tidak perlu khawatir mendapatkan standard oli yang salah untuk motor Anda.Yang perlu diperhatikan adalah kapan saat mengganti oli yang tepat.Hal ini biasanya sudah disertakan keterangan pada bungkus oli yang Anda beli. Mengganti olie melebihi batas kilometer pemakaian bisa berakibat tidak baik bagi motor. Oli yang telah melewati batas akan mengencer dan tidak sesuai lagi. Maka gantilaholi setiap kilometer menunjkan 2000 KM perjalanan atau pada saat Anda melakuan perawatan berkala.
Tips: Disiplin mengganti olie motor dengan berpatokan pada batas kilometer pemakaian oli ,akan membuat motor anda selalu prima.
4.Pemakaian motor
Jangan menggeber-gember gas motor anda atau melakukan tarikan gas spontan. Hal ini akan mempercepat keausan pada rantai mesin,katup bahan bakar,kopling,piston dan stang piston.Terutama jika motor anda memakai teknologi mesin 4 langkah.Mesin 4 langkah lebih rumit pada sistem bahan bakarnya,dan inilah yang sering bermasalah. Jika motor anda memakai gigi manual,pergunakan pemakaian gigi sesuai dengan kecepatan motor. Jika jalanan menanjak, motor butuh tenaga lebih besar maka kurangi gigi dengan yang lebih sesuai. Jika motor baru start berjalan jangan langsung menggunakan gigi 4,tapi mulailah dari gigi 1.Hal ini berpengaruh pada stang piston,piston,kopling dan rantai mesin (4 langkah).
Tips : Terapkan Tradisi pemanasan mesin motor terlebih dulu sebelum dipakai, jika motor telah nganggur selama 8 Jam atau lebih. Motor yang telah lama didiemin maka olie akan turun kembali dari bagian bagian sempit dan mengumpul di bak olie.Pemanasan mesin ini agar olie kembali lagi mengaliri kedalam bagian bagian mesin yang perlu dilumasi.Terutama untuk jenis mesin motor 4 langkah,karena jenis mesin ini hanya mengandalkan olie mesin saja.
Catatan: Memanaskan mesin jangan terlalu lama,cukup 5 menit saja.Hal ini nggak baik buat mesin yang berpendingin udara.Karena jika mesin hidup lama dan motor tidak berjalan, maka mesin tidak akan mendapat pendinginan yang baik.
5.Kebersihan
Biar rangka motor lebih awet,rajin rajinlah mencuci motor anda agar tidak cepat berkarat dan keropos.Apalagi jika habis dipakai hujan hujanan.
Dengan melaksanakan beberapa tips diatas, semoga motor anda bisa menjadi lebih awet dan tetap prima.Dan yang terpenting,harga jual kembali akan tetap tinggi jika ingin ganti motor yang baru.
Itulah tips dari saya semoga bermanfaat dan berguna untuk anda
Selasa, 19 April 2016
Kualifikasi dan Harga Yamaha Jupiter MX King 150
Kualifikasi dan Harga Yamaha MX King – Persaingan yang cukup ketat pada pasar otomotif dengan segmentasi motor bebek di Tanah Air membuat jantung berbagai pabrikan otomotif menjadi berdegup cepat. Minat konsumen motor akan sebuah kuda besi yang handal ini rupanya membuat salah satu produsen motor asal Jepang merasa tertantang untuk menciptakan produk terbarunya ke pasaran. Produsen motor tersebut adalah sebuah brand dengan ciri khas lambang kebanggaan garpu tala, yaitu Yamaha. Pabrikan otomotif tersebut berusaha memenuhi permintaan konsumen dengan menciptakan produk baru dalam segmentasi anyar, yakni bebek sport. Produk terbaru tersebut adalah Yamaha Jupiter MX King 150 yang akan resmi diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2015 ini. Diperkirakan peluncuran produk motor bebek sport terbaru andalan Yamaha Indonesia ini paling lambat pada awal bulan Maret. Spesies baru bernama Yamaha Jupiter MX King 150 ini sebenarnya adalah regenerasi dari varian Jupiter MX 135 yang pastinya sangat melekat di hati penggemar motor bebek kencang di Indonesia. Kuda Besi penerus kejayaan Jupiter MX 135 ini memiliki dua varian, yang pertama adalah Yamaha Jupiter MX King 150 itu sendiri, dan juga versi murahnya, yaitu Jupiter MX 150. Nah, penasaran kan seperti apa ketangguhan dari Yamaha Jupiter MX King 150 ini? Simak ulasan mengenai perbedaannya dengan Jupiter MX 150 versi standarnya di segmen-segmen berikut ini!
Sekedar informasi saja ya Bro dan Sis Semisena, sebenarnya Yamaha Jupiter MX King 150 andalan Yamaha Indonesia ini telah diluncurkan terlebih dahulu di negara Asia Tenggara lainnya. Negara tersebut adalah Vietnam, melalui Yamaha Vietnam mereka telah mengenalkan Yamaha Jupiter MX King 150 ini dengan nama yang berbeda, yaitu Yamaha Exciter 150, ke publik pecinta otomotif di sana pada akhir tahun 2014 lalu. Sama seperti persaingan otomotif di Tanah Air, motor bebek terbaru ini diciptakan untuk menghadang dominasi bebek “ayam jago” dari Suzuki yakni Suzuki Raider 150 atau Suzuki Satria F 150. Menurut rumor yang beredar, justru motor Yamaha ini lebih handal dari para pesaingnya tersebut. Benarkah demikian? Lalu, seperti apakah wujud dan performa dari Jupiter MX King 150 ini? Simak ulasan lengkap khas Mas Sena mengenai spesifikasi dan harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru pada segmen di bawah ini.
Spesifikasi Yamaha MX King 150
Desain Motor Bebek yang Sangat Sporty, Stylish dan Modern
Berbeda dengan motor bebek kebanyakan, justru spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 ini memiliki desain yang sangat sporty, stylish dan modern. Mulai dari tampang depannya yang terlihat meruncing yang dipadukan dengan sayap atau fairing yang ramping menghasilkan sistem aerodinamis yang baik saat melaju. Untuk desain lampu utama, Yamaha Jupiter MX King 150 memang cukup simpel dan terlihat seperti bebek kebanyakan. Tapi aksen lampu kota yang berbentuk menyipit pada bagian depan dan lampu sein yang berada pada samping fairing membuat motor ini seperti menatap agresif. Lalu jika Yamaha Jupiter MX King 150 dilihat dari samping, akan memberikan aura sporty yang maksimal karena aksen mono shock dan tampilan samping yang penuh dengan lekukan tajam yang tegas. Joknya yang berukuran cukup besar dan luas pun akan memberikan kenyaman saat mengemudi. Apalagi dipadukan dengan stang khas motor bebek akan memberikan ergonomis berkendara yang sangat nyaman. Sedangkan untuk bagian belakangnya tidak usah diragukan lagi, karena Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki tampilan motor super sport karena bentuk buritannya yang meruncing. Apalagi spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 ini memiliki sepatbor menggantung khas Yamaha YZF R6 dan dipadukan oleh stoplamp sporty yang memiliki bentuk serupa dengan motor sport khas Yamaha. Desain yang sedikit berbeda terjadi pada Jupiter MX 150 versi standarnya. Untuk membedakan versi sport dengan versi standarnya, Yamaha menyematkan beberapa perbedaan pada kedua varian Jupiter MX ini. Jika Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki desain lampu kota yang menatap tajam, maka tidak demikian dengan versi Jupiter MX 150 standar. Desain lampunya tidak memiliki LED seperti pada varian MX King. Selain itu, MX 150 juga memiliki tuas rem dan kopling dengan warna krom dasar. Sedangkan tuas rem dan kopling pada Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki warna hitam yang semakin mempertegas aura balapnya. Hal lain yang membedakan kedua varian MX ini adalah lampu utamanya. Jika MX King menggunakan lampu utama Halogen HS-1 35/25w yang sangat terang, makan versi MX 150 hanya dibekali lampu Bulb 32/32 w sebagai lampu utamanya. Untuk knalpotnya, kedua varian MX ini memiliki bentuk hampir sama dengan kakaknya, yakni Yamaha Vixion Lightning yang semakin memberikan aura sporty maksimal. Tentu saja dengan tampilan yang sangat sporty pada semua bagian spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 ini membuat siapa kepincut untuk memilikinya.
Panel Speedometer Futuristik
Sedangkan spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 pada bagian speedometernya, pabrikan Garpu Tala ini menyematkan panel-panel modern yang membuat motor ini terlihat semakin futuristik. Mulai dari indikator rotasi mesin per menit pada panel penunjuk pada Yamaha Jupiter MX King 150 yang masih memiliki sistem analog, dipadukan dengan beberapa indikator digital seperti indikator bahan bakar tersedia, indikator gigi, indikator kecepatan dan juga indikator trip meter. Ada lagi beberapa lampu indikator yang berwarna-warni seperti indikator lampu sein, indikator lampu utama, indikator mesin, indikator suhu mesin dan indikator gigi netral membuat tampilan speedometer Yamaha Jupiter MX King 150 ini semakin menarik untuk dipandang. Dengan desain gabungan antara sistem analog dengan digital tersebut membuat pengguna lebih mudah membaca informasi dan mengontrol Yamaha Jupiter MX King 150 ini. Menariknya dengan adanya sapaan Hi Buddy dan Ready to Go saat mesin dinyalakan dengan kunci pada posisi ON membuat berkendara semakin menyenangkan. Nah, kalau di varian MX King kita disuguhi panel-panel futuristik dan canggih, maka di saudaranya, yakni MX 150 standar, ada sedikit sentuhan berbeda. Yamaha Jupiter MX 150 hanya dibekali speedometer digital tanpa MID (Multi Infotmation Display). Selain itu, yang membedakan MX 150 dengan MX King juga terletak pada warna background LCD-nya. Jika Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki warna putih, maka varian standarnya berwarna merah. Kemudian, teknologi terbaik pada motor ini juga hadir pada sistem kunci yang berada di bawah stang kemudi yang berbasis Ignation Magnetic Key. Fitur canggih pada spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 ini akan memberikan keamanan dan kemudahan bagi penggunanya.
Dimensi Motor yang Pas dan Mantap
Kita beralih pada spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 di bagian dimensi atau ukurannya. Motor bebek sport Yamaha ini terlihat pas dan mantap untuk dikendarai. Menggunakan jenis frame steel pipes yang mengaplikasikan desain diamond structure membuat motor ini tangguh dan stabil dalam melaju di berbagai kondisi jalan perkotaan. Spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 sendiri memiliki dimensi berukuran 1.970 x 670 x 1.080 mm dengan ketinggian tempat duduk 780 mm dan jarak roda mencapai 1.290 mm. Ukuran tubuh seperti ini membuat Yamaha Jupiter MX King 150 terasa sangat nyaman untuk dikendarai. Bahkan dengan dimensi tersebut, pengendara juga dapat melakukan berbagai manuver dalam kecepatan tinggi. Apalagi bobotnya yang memiliki ukuran 115 kg, membuat Yamaha Jupiter MX King 150 ini semakin terasa responsif saat melaju di jalanan. Kapasitas tangki penyimpanan bahan bakarnya yang sanggup menampung hingga 4.2 liter dirasa sudah cukup untuk menyuplai bahan bakar kala melakukan perjalanan jarak jauh. Jika di bagian fitur lain terdapat perbedaan yang siknifikan, maka spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 dan Jupiter MX 150 standar pada sektor ukuran atau dimensi sasis tidak memiliki perbedaan yang terlalu mencolok.
Kaki-kaki Gambot yang Tangguh
Beralih ke spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 pada bagian kaki-kakinya. Jika dilihat kaki-kakinya, motor ini memiliki ukuran besar atau gambot yang membuatnya semakin tangguh dalam melaju di jalanan kota. Pada kaki-kaki bagian depan, Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki ukuran ban 70/90 dengan velg berukuran 17 inci dan di sektor roda belakangnya dibalutkan ban berukuran 120/70 dengan velg berukuran 17 inci yang memberikan pijakan stabil dan tangguh pada motor ini. Kombinasi kaki-kaki ini memungkinkan Yamaha Jupiter MX King 150 ini untuk bermanuver pada kecepatan tinggi. Apalagi ban yang diberikan oleh pabrikan sudah memiliki jenis tubeless membuat kehandalan ban motor ini semakin tangguh untuk melaju di berbagai jenis jalanan tanpa khawatir mudah rusak atau bocor. Untuk sistem pengeremannya, Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki jenis pengereman Hydraulic Disc berdiameter 245 mm pada bagian depan dan Hydraulic Disc berdiameter 203 mm di sektor belakang yang membuat pengereman motor ini terasa mantap dan aman. Untuk sistem suspensinya sendiri, Yamaha Jupiter MX King 150 menggunakan jenis Telescopic pada bagian depannya dan Single Axle Springs yang dipadukan dengan swing arm model biasa yang akan memberikan performa handling maksimal. Pada sektor suspensi belakang ini juga terdapat beberapa titik yang membedakan MX King dengan MX 150. Pada spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 versi sport, warna suspensi atau monoshock-nya memiliki corak cerah dan pada velg-nya dilengkapi dengan pin stripe. Sedangakan MX 150 versi standar memiliki suspensi berwarna hitam tanpa pin stripe di velg-nya.
Dapur Pacu Powerfull dan Tangguh
Saatnya beralih pada sistem dapur pacu dari motor bebek Yamaha ini. Spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 mengandalkan mesin berkapasitas besar di atas rata-rata motor bebek saat ini. Dampaknya tentu saja dapat memberikan performa yang powerfull dan tangguh. Yamaha MX King 150 ini memiliki mesin berkapasitas 149.7 cc yang terdiri dari 1 silinder, SOHC 4 katup, berpendingin mesin Liquid Cooled dan memiliki kompresi pembakaran 10.4 : 1. Kombinasi mesin pada Yamaha Jupiter MX King 150 ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 15.4 PS pada putaran mesin 8.500 RPM dengan torsi maksimal mencapai 13.8 Nm pada putaran mesin 7.000 RPM. Tenaga pada Yamaha Jupiter MX King 150 tersebut disalurkan melalui transmisi manual Full Cluth Centrifugal Wet yang memiliki 5 percepatan. Dengan tenaga tersebut, motor ini terasa sangat responsif baik itu untuk berakselerasi atau meraih top speed. Apalagi, mesin Yamaha Jupiter MX King 150 juga didukung oleh bobot yang relatif ringan sehingga membuat motor ini mampu menghasilkan PWR (Power Weight to Ratio) yang cukup besar. Bahkan, kemampuan Yamaha Jupiter MX King 150 bisa ditandingkan dengan motor sport batangan 150 cc 4 tak lainnya. Untuk sistem penyuplai bahan bakar, Yamaha menyematkan sistem Fuel Injection (FI) dengan 1 injector yang membuat semprotan bensin akan stabil dan memberikan performa yang optimal serta memberikan konsumsi bahan bakar yang efisien. Pada sektor dapur pacu, spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 dan juga MX 150 hadir dengan teknologi yang sama tanpa perbedaan mendetail.
Fitur-fitur Ala Motor Sport
Akhirnya, kita sampai juga pada ulasan mengenai fitur-fitur dari spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru ini. Motor bebek 150 cc ini memiliki ciri khas ala motor sport saat ini. Pertama, adalah panel indikator yang futuristik dengan perpaduan antara model analog dengan digital yang membuat pengemudi MX King 150 lebih mudah dan nyaman dalam membaca serta mengetahui informasi mengenai kondisi Yamaha Jupiter MX King 150 ini. Dengan adanya sapaan “Hi Buddy” atau “Ready to Go” saat mesin dinyalakan dengan kunci pada posisi ON, membuat berkendara dengan Yamaha Jupiter MX King 150 ini semakin menyenangkan. Lalu yang kedua, yakni pada sistem pencahayaannya, pada lampu utamanya menggunakan jenis lampu Halogen (HID) dan memiliki lampu sein serta lampu senja yang berjenis LED. Dengan adanya desain lampu seperti ini semakin memberikan kesan khas motor balap pada varian Yamaha Jupiter MX King 150 ini. Bahkan pada bagian belakang yakni stop lampnya yang memiliki inspirasi dari Yamaha YZF R25 dengan jenis lampu LED membuat penampilan motor ini semakin sporty dan bergaya. Sedikit berbeda dari saudaranya, untuk Jupiter MX 150 versi standarnya, Yamaha menyematkan beberapa perubahan. Jika MX King memiliki bentuk buritan runcing khas motor balap, maka MX 150 memiliki body belakang lebih “kalem” namun tetap sporty. Selain itu, jika spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki aksen lampu sein yang juga runcing, maka lampu sein pada varian MX 150 berbentuk oval.
Selanjutnya, spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 pada bagian spatbor memiliki inspirasi motor sport kelas atas dari Yamaha, yakni Yamaha YZF R6, yang memiliki lampu sein terpisah serta ditambah dengan rear hugger yang membuat tampilan motor ini semakin terlihat racing dan sporty. Lalu, pada Yamaha Jupiter MX King 150 ada juga fitur pengereman yang telah mengaplikasikan jenis ventilated disc brake pada kedua rodanya membuat fungsi pengereman MX King ini semakin aman dan nyaman. Ban Yamaha Jupiter MX King 150 yang berukuran besar dengan jenis tubeless pun akan memberikan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan stabil. Dan yang terakhir adalah penggunaan pendingin mesin berbasis Liquid Cooled (LC) atau berpendingin cairan membuat suhu mesin pada Yamaha Jupiter MX King 150 akan lebih terjaga dengan stabil pada kondisi apapun. Tentunya, keunggulan yang ada pada spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 ini belumlah dimiliki oleh kompetitor-kompetitor lainnya. Apalagi, dengan teknologi piston, yakni DiAsil Cylinder, yang diklaim dapat memberikan performa yang optimal serta memiliki ketangguhan yang lebih baik pada motor bebek sekelasnya. Berpindah ke saudara kandungnya, yaitu Jupiter MX 150. Ada sedikit fitur berbeda yang disematkan oleh Yamaha pada kedua varian penerus Yamaha Jupiter MX 135 ini. Pada desain joknya, Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki desain jok khas motor balap dengan sedikit aksen bertingkat yang terdiri dari dua bahan berbeda corak warna. Sedangkan pada Jupiter MX 150, joknya berpenampilan standar tanpa jahitan dan hanya memiliki satu corak warna. Detail spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 pada pijakan pengendara juga berbeda dengan yang dibawa oleh MX 150. MX King mengggunakan footstep model foldable bercorak emas, sedangkan MX 150 menggunakan footstep model paten berwarna hitam.
Yamaha Jupiter MX King 150
Mesin
Tipe Mesin : 4-stroke, 4-valve, SOHC, berpendingin cair
Jumlah silinder : Silinder tunggal
Kapasitas silinder : 149.7cc
Diameter dan Stroke : 57,0 x 58,7 mm
Rasio kompresi : 10.4: 1
Daya maksimum : 11.3 kW (15,4 PS) / 8.500 rpm
Torsi maksimum : 13,8 N·m (1,4 kgf·m) / 7.000 rpm
Sistem Pelumasan : karter basah
Kapasitas oli mesin : 0,95 liter
Kapasitas tangki bahan bakar
: 4.2 liter
Sistem bahan bakar : Injeksi (1 injector)
Kelistrikan
Sistem pengapian : T.C.I (Digital)
Sistem kopling : Sentrifugal basah
Rasio roda gigi : 1: 2833/2: 1875/3: 1429/4: 1143/5: 0957
Jenis Drivetrai : 5
Rangka
Tipe Rangka : Pipa baja – struktur intan
Ukuran roda depan : 70/90-17M/C 38P . (tubeless)
Ukuran roda belakang
: 120/70-17M/C 58P (tubeless)
Rem depan : Cakram hidrolik (diameter 245,0 mm)
Rem belakang : Cakram hidrolik (diameter 203,0 mm)
Suspensi depan : Teleskopis
Suspensi belakang : Monoshock
Lampu besar : Halogen 12V 35 / 35W × 1
Dimensi
Dimensi (Panjang x Lebar x Tinggi)
: 1,970 mm x 670 mm x 1.080 mm
Tinggi jok : 780 mm
Jarak antara kedua as roda
: 1.290 mm
Berat : 115 kg
Jarak terendah ke tanah
: 135mm
Garansi : 3 tahun / 30,000km
Harga Yamaha MX King 150
Nah loh, sampailah kita pada segmen yang sangat penting, yaitu informasi harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru ini. Setelah dari tadi mengulas spesifikasi motor bebek sport dari Yamaha ini, kita akan membahas nominal harga Yamaha Jupiter MX King 150 yang akan menambah persaingan motor bebek kelas 150 cc di Tanah Air. Namun, sebelum Mas Bian membisikkan informasi mengenai harga Yamaha MX King 150 yang memiliki julukan “King Of Street” ini, ada baiknya Mas Bian memberikan sedikit kesimpulan mengenai motor ini. Julukan dari Yamaha Jupiter MX King 150, yakni “King Of Street” tersebut menurut Mas Bian tidaklah berlebihan karena motor bebek ini memang menawarkan performa yang sangat tangguh untuk motor bebek saat ini. Bahkan performanya bisa ditandingkan dengan motor sport 4 tak yang juga berkapasitas 150 cc. Motor ini juga menawarkan desain yang sporty dan dipadukan dengan dimensi yang pas serta tangguh membuat motor ini semakin mantap untuk digunakan. Selain dapur pacu bertenaga ala motor balap Yamaha dan juga desain racing tadi, fitur-fitur canggih yang tetap fungsional pada motor ini sangat mempengaruhi kisaran harga Yamaha Jupiter MX King 150 di pasar otomotif Tanah Air. Lalu, berapakah yang banderol Yamaha pada motor barunya ini?
Dalam rilis resmi Yamaha per Februari 2016, untuk harga Yamaha Jupiter MX King 150 di Tanah Air berada pada kisaran Rp. 18,950,000. Sedangkan untuk varian Jupiter MX, Yamaha memagarinya dengan banderol Rp. 18,450,000. Sebuah harga yang sangat kompetitif di level motor sport bebek kelas 150 cc Tanah Air. Menurut Mas Bian, harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru tersebut sudah sebanding dengan apa yang ditawarkan untuk sebuah motor bebek berkemampuan tinggi yang bisa disandingkan dengan motor sport batangan 4 tak berkubikasi 150 cc saat ini. Apalagi dengan desain, dimensi dan fitur yang cukup baik pada Yamaha Jupiter MX King 150, maka membuat motor ini menjadi pilihan bagi yang menginginkan kendaraan sport, modern dan tangguh. Sekarang giliran Mas Bian menanyakan kepada para pembaca setia Semisena, apakah kamu berminat untuk memboyong motor bebek dari Yamaha ini setelah mengetahui harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru ini?
Harga Yamaha Jupiter MX King 150
Tipe Harga
Yamaha Jupiter MX King 150 Rp. 18.950.000
Yamaha Jupiter MX 150 Rp. 18.450.000
Dengan kisaran harga Yamaha Jupiter MX King 150 dan juga versi MX 150 yang tak terpaut jauh degan harga kompetitor di kelasnya seperti Suzuki Satria F150, bisa dibayangkan betapa serunya pertarungan kedua pabrikan asal Jepang tersebut di segmen ini. Berbekal mesin SOHC Fuel Injection, Yamaha Jupiter MX King 150 akan menantang Suzuki Satria F150 yang bermesin DOHC namun belum dilengkapi teknologi injeksi bahan bakar tersebut. Selain harga Yamaha Jupiter MX King 150 yang masih berada di bawah Rp. 20 jutaan tadi, tentu tersedianya varian Jupiter terbaru ini dalam dua spesies juga akan semakin memperkuat daya saing motor lansiran Yamaha ini. Bagi Bro dan Sis yang ingin tampil “kalem,santai”, bisa memilih versi Jupiter MX 150 yang tak kalah kencangnya. Namun, bagi kamu yang berjiwa muda dan menggemari desain khas motor balap, bisa memilih versi “raja”, tentu dengan harga Yamaha Jupiter MX King 150 yang sedikit berada di atas saudaranya tersebut.
Bagaimana, sudah tahu kan spesifikasi serta harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru? Penyematan label “King” pada salah satu varian Jupiter MX ini tentu membuat daya tarik tersendiri bagi penggila otomotif Tanah Air. Kehadiran dan kisaran harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru ini juga dipersiapkan Yamaha untuk menandingi kejayaaan dari Suzuki Satria F150 yang bermain dalam segmentasi hyper underbone. Namun Yamaha tidak menciptakan sebuah motor hyper underbone karena kelompok konsumen yang diincar oleh Yamaha dengan meluncurkan Yamaha Jupiter MX King 150 ini adalah bagi mereka yang menginginkan sebuah motor bebek namun dapat dipacu dengan tingkat kecepatan tinggi di jalanan. Fakta ini semakin diperjelas dengan julukan “King Of Street” yang melekat pada Jupiter MX King 150 terbaru ini. Dengan adanya dua varian, yakni MX King dan juga MX 150, Mas Bian memprediksi, jika motor ini akan menjadi konsep motor baru yang belum pernah ada sebelumnya sehingga dapat menarik minat dan membuat penasaran para konsumen penggiat motor otomotif. Dengan kisaran harga Yamaha Jupiter MX King 150 dan juga versi saudaranya, yaitu MX 150, yang Mas Sena prediksi tak akan terpaut jauh, maka kehadiran penerus generasi Jupiter MX ini akan semakin mempersengit persaingan kelas motor bebek 150 cc di Indonesia. Itulah ulasan mengenai harga Yamaha MX King 150 terbaru pada segmen terakhir kali ini yang sekaligus menutup perjumpaan Mas Bian pada kesempatan review kali ini.
Sekedar informasi saja ya Bro dan Sis Semisena, sebenarnya Yamaha Jupiter MX King 150 andalan Yamaha Indonesia ini telah diluncurkan terlebih dahulu di negara Asia Tenggara lainnya. Negara tersebut adalah Vietnam, melalui Yamaha Vietnam mereka telah mengenalkan Yamaha Jupiter MX King 150 ini dengan nama yang berbeda, yaitu Yamaha Exciter 150, ke publik pecinta otomotif di sana pada akhir tahun 2014 lalu. Sama seperti persaingan otomotif di Tanah Air, motor bebek terbaru ini diciptakan untuk menghadang dominasi bebek “ayam jago” dari Suzuki yakni Suzuki Raider 150 atau Suzuki Satria F 150. Menurut rumor yang beredar, justru motor Yamaha ini lebih handal dari para pesaingnya tersebut. Benarkah demikian? Lalu, seperti apakah wujud dan performa dari Jupiter MX King 150 ini? Simak ulasan lengkap khas Mas Sena mengenai spesifikasi dan harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru pada segmen di bawah ini.
Spesifikasi Yamaha MX King 150
Desain Motor Bebek yang Sangat Sporty, Stylish dan Modern
Berbeda dengan motor bebek kebanyakan, justru spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 ini memiliki desain yang sangat sporty, stylish dan modern. Mulai dari tampang depannya yang terlihat meruncing yang dipadukan dengan sayap atau fairing yang ramping menghasilkan sistem aerodinamis yang baik saat melaju. Untuk desain lampu utama, Yamaha Jupiter MX King 150 memang cukup simpel dan terlihat seperti bebek kebanyakan. Tapi aksen lampu kota yang berbentuk menyipit pada bagian depan dan lampu sein yang berada pada samping fairing membuat motor ini seperti menatap agresif. Lalu jika Yamaha Jupiter MX King 150 dilihat dari samping, akan memberikan aura sporty yang maksimal karena aksen mono shock dan tampilan samping yang penuh dengan lekukan tajam yang tegas. Joknya yang berukuran cukup besar dan luas pun akan memberikan kenyaman saat mengemudi. Apalagi dipadukan dengan stang khas motor bebek akan memberikan ergonomis berkendara yang sangat nyaman. Sedangkan untuk bagian belakangnya tidak usah diragukan lagi, karena Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki tampilan motor super sport karena bentuk buritannya yang meruncing. Apalagi spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 ini memiliki sepatbor menggantung khas Yamaha YZF R6 dan dipadukan oleh stoplamp sporty yang memiliki bentuk serupa dengan motor sport khas Yamaha. Desain yang sedikit berbeda terjadi pada Jupiter MX 150 versi standarnya. Untuk membedakan versi sport dengan versi standarnya, Yamaha menyematkan beberapa perbedaan pada kedua varian Jupiter MX ini. Jika Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki desain lampu kota yang menatap tajam, maka tidak demikian dengan versi Jupiter MX 150 standar. Desain lampunya tidak memiliki LED seperti pada varian MX King. Selain itu, MX 150 juga memiliki tuas rem dan kopling dengan warna krom dasar. Sedangkan tuas rem dan kopling pada Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki warna hitam yang semakin mempertegas aura balapnya. Hal lain yang membedakan kedua varian MX ini adalah lampu utamanya. Jika MX King menggunakan lampu utama Halogen HS-1 35/25w yang sangat terang, makan versi MX 150 hanya dibekali lampu Bulb 32/32 w sebagai lampu utamanya. Untuk knalpotnya, kedua varian MX ini memiliki bentuk hampir sama dengan kakaknya, yakni Yamaha Vixion Lightning yang semakin memberikan aura sporty maksimal. Tentu saja dengan tampilan yang sangat sporty pada semua bagian spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 ini membuat siapa kepincut untuk memilikinya.
Panel Speedometer Futuristik
Sedangkan spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 pada bagian speedometernya, pabrikan Garpu Tala ini menyematkan panel-panel modern yang membuat motor ini terlihat semakin futuristik. Mulai dari indikator rotasi mesin per menit pada panel penunjuk pada Yamaha Jupiter MX King 150 yang masih memiliki sistem analog, dipadukan dengan beberapa indikator digital seperti indikator bahan bakar tersedia, indikator gigi, indikator kecepatan dan juga indikator trip meter. Ada lagi beberapa lampu indikator yang berwarna-warni seperti indikator lampu sein, indikator lampu utama, indikator mesin, indikator suhu mesin dan indikator gigi netral membuat tampilan speedometer Yamaha Jupiter MX King 150 ini semakin menarik untuk dipandang. Dengan desain gabungan antara sistem analog dengan digital tersebut membuat pengguna lebih mudah membaca informasi dan mengontrol Yamaha Jupiter MX King 150 ini. Menariknya dengan adanya sapaan Hi Buddy dan Ready to Go saat mesin dinyalakan dengan kunci pada posisi ON membuat berkendara semakin menyenangkan. Nah, kalau di varian MX King kita disuguhi panel-panel futuristik dan canggih, maka di saudaranya, yakni MX 150 standar, ada sedikit sentuhan berbeda. Yamaha Jupiter MX 150 hanya dibekali speedometer digital tanpa MID (Multi Infotmation Display). Selain itu, yang membedakan MX 150 dengan MX King juga terletak pada warna background LCD-nya. Jika Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki warna putih, maka varian standarnya berwarna merah. Kemudian, teknologi terbaik pada motor ini juga hadir pada sistem kunci yang berada di bawah stang kemudi yang berbasis Ignation Magnetic Key. Fitur canggih pada spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 ini akan memberikan keamanan dan kemudahan bagi penggunanya.
Dimensi Motor yang Pas dan Mantap
Kita beralih pada spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 di bagian dimensi atau ukurannya. Motor bebek sport Yamaha ini terlihat pas dan mantap untuk dikendarai. Menggunakan jenis frame steel pipes yang mengaplikasikan desain diamond structure membuat motor ini tangguh dan stabil dalam melaju di berbagai kondisi jalan perkotaan. Spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 sendiri memiliki dimensi berukuran 1.970 x 670 x 1.080 mm dengan ketinggian tempat duduk 780 mm dan jarak roda mencapai 1.290 mm. Ukuran tubuh seperti ini membuat Yamaha Jupiter MX King 150 terasa sangat nyaman untuk dikendarai. Bahkan dengan dimensi tersebut, pengendara juga dapat melakukan berbagai manuver dalam kecepatan tinggi. Apalagi bobotnya yang memiliki ukuran 115 kg, membuat Yamaha Jupiter MX King 150 ini semakin terasa responsif saat melaju di jalanan. Kapasitas tangki penyimpanan bahan bakarnya yang sanggup menampung hingga 4.2 liter dirasa sudah cukup untuk menyuplai bahan bakar kala melakukan perjalanan jarak jauh. Jika di bagian fitur lain terdapat perbedaan yang siknifikan, maka spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 dan Jupiter MX 150 standar pada sektor ukuran atau dimensi sasis tidak memiliki perbedaan yang terlalu mencolok.
Kaki-kaki Gambot yang Tangguh
Beralih ke spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 pada bagian kaki-kakinya. Jika dilihat kaki-kakinya, motor ini memiliki ukuran besar atau gambot yang membuatnya semakin tangguh dalam melaju di jalanan kota. Pada kaki-kaki bagian depan, Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki ukuran ban 70/90 dengan velg berukuran 17 inci dan di sektor roda belakangnya dibalutkan ban berukuran 120/70 dengan velg berukuran 17 inci yang memberikan pijakan stabil dan tangguh pada motor ini. Kombinasi kaki-kaki ini memungkinkan Yamaha Jupiter MX King 150 ini untuk bermanuver pada kecepatan tinggi. Apalagi ban yang diberikan oleh pabrikan sudah memiliki jenis tubeless membuat kehandalan ban motor ini semakin tangguh untuk melaju di berbagai jenis jalanan tanpa khawatir mudah rusak atau bocor. Untuk sistem pengeremannya, Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki jenis pengereman Hydraulic Disc berdiameter 245 mm pada bagian depan dan Hydraulic Disc berdiameter 203 mm di sektor belakang yang membuat pengereman motor ini terasa mantap dan aman. Untuk sistem suspensinya sendiri, Yamaha Jupiter MX King 150 menggunakan jenis Telescopic pada bagian depannya dan Single Axle Springs yang dipadukan dengan swing arm model biasa yang akan memberikan performa handling maksimal. Pada sektor suspensi belakang ini juga terdapat beberapa titik yang membedakan MX King dengan MX 150. Pada spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 versi sport, warna suspensi atau monoshock-nya memiliki corak cerah dan pada velg-nya dilengkapi dengan pin stripe. Sedangakan MX 150 versi standar memiliki suspensi berwarna hitam tanpa pin stripe di velg-nya.
Dapur Pacu Powerfull dan Tangguh
Saatnya beralih pada sistem dapur pacu dari motor bebek Yamaha ini. Spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 mengandalkan mesin berkapasitas besar di atas rata-rata motor bebek saat ini. Dampaknya tentu saja dapat memberikan performa yang powerfull dan tangguh. Yamaha MX King 150 ini memiliki mesin berkapasitas 149.7 cc yang terdiri dari 1 silinder, SOHC 4 katup, berpendingin mesin Liquid Cooled dan memiliki kompresi pembakaran 10.4 : 1. Kombinasi mesin pada Yamaha Jupiter MX King 150 ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 15.4 PS pada putaran mesin 8.500 RPM dengan torsi maksimal mencapai 13.8 Nm pada putaran mesin 7.000 RPM. Tenaga pada Yamaha Jupiter MX King 150 tersebut disalurkan melalui transmisi manual Full Cluth Centrifugal Wet yang memiliki 5 percepatan. Dengan tenaga tersebut, motor ini terasa sangat responsif baik itu untuk berakselerasi atau meraih top speed. Apalagi, mesin Yamaha Jupiter MX King 150 juga didukung oleh bobot yang relatif ringan sehingga membuat motor ini mampu menghasilkan PWR (Power Weight to Ratio) yang cukup besar. Bahkan, kemampuan Yamaha Jupiter MX King 150 bisa ditandingkan dengan motor sport batangan 150 cc 4 tak lainnya. Untuk sistem penyuplai bahan bakar, Yamaha menyematkan sistem Fuel Injection (FI) dengan 1 injector yang membuat semprotan bensin akan stabil dan memberikan performa yang optimal serta memberikan konsumsi bahan bakar yang efisien. Pada sektor dapur pacu, spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 dan juga MX 150 hadir dengan teknologi yang sama tanpa perbedaan mendetail.
Fitur-fitur Ala Motor Sport
Akhirnya, kita sampai juga pada ulasan mengenai fitur-fitur dari spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru ini. Motor bebek 150 cc ini memiliki ciri khas ala motor sport saat ini. Pertama, adalah panel indikator yang futuristik dengan perpaduan antara model analog dengan digital yang membuat pengemudi MX King 150 lebih mudah dan nyaman dalam membaca serta mengetahui informasi mengenai kondisi Yamaha Jupiter MX King 150 ini. Dengan adanya sapaan “Hi Buddy” atau “Ready to Go” saat mesin dinyalakan dengan kunci pada posisi ON, membuat berkendara dengan Yamaha Jupiter MX King 150 ini semakin menyenangkan. Lalu yang kedua, yakni pada sistem pencahayaannya, pada lampu utamanya menggunakan jenis lampu Halogen (HID) dan memiliki lampu sein serta lampu senja yang berjenis LED. Dengan adanya desain lampu seperti ini semakin memberikan kesan khas motor balap pada varian Yamaha Jupiter MX King 150 ini. Bahkan pada bagian belakang yakni stop lampnya yang memiliki inspirasi dari Yamaha YZF R25 dengan jenis lampu LED membuat penampilan motor ini semakin sporty dan bergaya. Sedikit berbeda dari saudaranya, untuk Jupiter MX 150 versi standarnya, Yamaha menyematkan beberapa perubahan. Jika MX King memiliki bentuk buritan runcing khas motor balap, maka MX 150 memiliki body belakang lebih “kalem” namun tetap sporty. Selain itu, jika spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki aksen lampu sein yang juga runcing, maka lampu sein pada varian MX 150 berbentuk oval.
Selanjutnya, spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 pada bagian spatbor memiliki inspirasi motor sport kelas atas dari Yamaha, yakni Yamaha YZF R6, yang memiliki lampu sein terpisah serta ditambah dengan rear hugger yang membuat tampilan motor ini semakin terlihat racing dan sporty. Lalu, pada Yamaha Jupiter MX King 150 ada juga fitur pengereman yang telah mengaplikasikan jenis ventilated disc brake pada kedua rodanya membuat fungsi pengereman MX King ini semakin aman dan nyaman. Ban Yamaha Jupiter MX King 150 yang berukuran besar dengan jenis tubeless pun akan memberikan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan stabil. Dan yang terakhir adalah penggunaan pendingin mesin berbasis Liquid Cooled (LC) atau berpendingin cairan membuat suhu mesin pada Yamaha Jupiter MX King 150 akan lebih terjaga dengan stabil pada kondisi apapun. Tentunya, keunggulan yang ada pada spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 ini belumlah dimiliki oleh kompetitor-kompetitor lainnya. Apalagi, dengan teknologi piston, yakni DiAsil Cylinder, yang diklaim dapat memberikan performa yang optimal serta memiliki ketangguhan yang lebih baik pada motor bebek sekelasnya. Berpindah ke saudara kandungnya, yaitu Jupiter MX 150. Ada sedikit fitur berbeda yang disematkan oleh Yamaha pada kedua varian penerus Yamaha Jupiter MX 135 ini. Pada desain joknya, Yamaha Jupiter MX King 150 memiliki desain jok khas motor balap dengan sedikit aksen bertingkat yang terdiri dari dua bahan berbeda corak warna. Sedangkan pada Jupiter MX 150, joknya berpenampilan standar tanpa jahitan dan hanya memiliki satu corak warna. Detail spesifikasi Yamaha Jupiter MX King 150 pada pijakan pengendara juga berbeda dengan yang dibawa oleh MX 150. MX King mengggunakan footstep model foldable bercorak emas, sedangkan MX 150 menggunakan footstep model paten berwarna hitam.
Yamaha Jupiter MX King 150
Mesin
Tipe Mesin : 4-stroke, 4-valve, SOHC, berpendingin cair
Jumlah silinder : Silinder tunggal
Kapasitas silinder : 149.7cc
Diameter dan Stroke : 57,0 x 58,7 mm
Rasio kompresi : 10.4: 1
Daya maksimum : 11.3 kW (15,4 PS) / 8.500 rpm
Torsi maksimum : 13,8 N·m (1,4 kgf·m) / 7.000 rpm
Sistem Pelumasan : karter basah
Kapasitas oli mesin : 0,95 liter
Kapasitas tangki bahan bakar
: 4.2 liter
Sistem bahan bakar : Injeksi (1 injector)
Kelistrikan
Sistem pengapian : T.C.I (Digital)
Sistem kopling : Sentrifugal basah
Rasio roda gigi : 1: 2833/2: 1875/3: 1429/4: 1143/5: 0957
Jenis Drivetrai : 5
Rangka
Tipe Rangka : Pipa baja – struktur intan
Ukuran roda depan : 70/90-17M/C 38P . (tubeless)
Ukuran roda belakang
: 120/70-17M/C 58P (tubeless)
Rem depan : Cakram hidrolik (diameter 245,0 mm)
Rem belakang : Cakram hidrolik (diameter 203,0 mm)
Suspensi depan : Teleskopis
Suspensi belakang : Monoshock
Lampu besar : Halogen 12V 35 / 35W × 1
Dimensi
Dimensi (Panjang x Lebar x Tinggi)
: 1,970 mm x 670 mm x 1.080 mm
Tinggi jok : 780 mm
Jarak antara kedua as roda
: 1.290 mm
Berat : 115 kg
Jarak terendah ke tanah
: 135mm
Garansi : 3 tahun / 30,000km
Harga Yamaha MX King 150
Nah loh, sampailah kita pada segmen yang sangat penting, yaitu informasi harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru ini. Setelah dari tadi mengulas spesifikasi motor bebek sport dari Yamaha ini, kita akan membahas nominal harga Yamaha Jupiter MX King 150 yang akan menambah persaingan motor bebek kelas 150 cc di Tanah Air. Namun, sebelum Mas Bian membisikkan informasi mengenai harga Yamaha MX King 150 yang memiliki julukan “King Of Street” ini, ada baiknya Mas Bian memberikan sedikit kesimpulan mengenai motor ini. Julukan dari Yamaha Jupiter MX King 150, yakni “King Of Street” tersebut menurut Mas Bian tidaklah berlebihan karena motor bebek ini memang menawarkan performa yang sangat tangguh untuk motor bebek saat ini. Bahkan performanya bisa ditandingkan dengan motor sport 4 tak yang juga berkapasitas 150 cc. Motor ini juga menawarkan desain yang sporty dan dipadukan dengan dimensi yang pas serta tangguh membuat motor ini semakin mantap untuk digunakan. Selain dapur pacu bertenaga ala motor balap Yamaha dan juga desain racing tadi, fitur-fitur canggih yang tetap fungsional pada motor ini sangat mempengaruhi kisaran harga Yamaha Jupiter MX King 150 di pasar otomotif Tanah Air. Lalu, berapakah yang banderol Yamaha pada motor barunya ini?
Dalam rilis resmi Yamaha per Februari 2016, untuk harga Yamaha Jupiter MX King 150 di Tanah Air berada pada kisaran Rp. 18,950,000. Sedangkan untuk varian Jupiter MX, Yamaha memagarinya dengan banderol Rp. 18,450,000. Sebuah harga yang sangat kompetitif di level motor sport bebek kelas 150 cc Tanah Air. Menurut Mas Bian, harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru tersebut sudah sebanding dengan apa yang ditawarkan untuk sebuah motor bebek berkemampuan tinggi yang bisa disandingkan dengan motor sport batangan 4 tak berkubikasi 150 cc saat ini. Apalagi dengan desain, dimensi dan fitur yang cukup baik pada Yamaha Jupiter MX King 150, maka membuat motor ini menjadi pilihan bagi yang menginginkan kendaraan sport, modern dan tangguh. Sekarang giliran Mas Bian menanyakan kepada para pembaca setia Semisena, apakah kamu berminat untuk memboyong motor bebek dari Yamaha ini setelah mengetahui harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru ini?
Harga Yamaha Jupiter MX King 150
Tipe Harga
Yamaha Jupiter MX King 150 Rp. 18.950.000
Yamaha Jupiter MX 150 Rp. 18.450.000
Dengan kisaran harga Yamaha Jupiter MX King 150 dan juga versi MX 150 yang tak terpaut jauh degan harga kompetitor di kelasnya seperti Suzuki Satria F150, bisa dibayangkan betapa serunya pertarungan kedua pabrikan asal Jepang tersebut di segmen ini. Berbekal mesin SOHC Fuel Injection, Yamaha Jupiter MX King 150 akan menantang Suzuki Satria F150 yang bermesin DOHC namun belum dilengkapi teknologi injeksi bahan bakar tersebut. Selain harga Yamaha Jupiter MX King 150 yang masih berada di bawah Rp. 20 jutaan tadi, tentu tersedianya varian Jupiter terbaru ini dalam dua spesies juga akan semakin memperkuat daya saing motor lansiran Yamaha ini. Bagi Bro dan Sis yang ingin tampil “kalem,santai”, bisa memilih versi Jupiter MX 150 yang tak kalah kencangnya. Namun, bagi kamu yang berjiwa muda dan menggemari desain khas motor balap, bisa memilih versi “raja”, tentu dengan harga Yamaha Jupiter MX King 150 yang sedikit berada di atas saudaranya tersebut.
Bagaimana, sudah tahu kan spesifikasi serta harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru? Penyematan label “King” pada salah satu varian Jupiter MX ini tentu membuat daya tarik tersendiri bagi penggila otomotif Tanah Air. Kehadiran dan kisaran harga Yamaha Jupiter MX King 150 terbaru ini juga dipersiapkan Yamaha untuk menandingi kejayaaan dari Suzuki Satria F150 yang bermain dalam segmentasi hyper underbone. Namun Yamaha tidak menciptakan sebuah motor hyper underbone karena kelompok konsumen yang diincar oleh Yamaha dengan meluncurkan Yamaha Jupiter MX King 150 ini adalah bagi mereka yang menginginkan sebuah motor bebek namun dapat dipacu dengan tingkat kecepatan tinggi di jalanan. Fakta ini semakin diperjelas dengan julukan “King Of Street” yang melekat pada Jupiter MX King 150 terbaru ini. Dengan adanya dua varian, yakni MX King dan juga MX 150, Mas Bian memprediksi, jika motor ini akan menjadi konsep motor baru yang belum pernah ada sebelumnya sehingga dapat menarik minat dan membuat penasaran para konsumen penggiat motor otomotif. Dengan kisaran harga Yamaha Jupiter MX King 150 dan juga versi saudaranya, yaitu MX 150, yang Mas Sena prediksi tak akan terpaut jauh, maka kehadiran penerus generasi Jupiter MX ini akan semakin mempersengit persaingan kelas motor bebek 150 cc di Indonesia. Itulah ulasan mengenai harga Yamaha MX King 150 terbaru pada segmen terakhir kali ini yang sekaligus menutup perjumpaan Mas Bian pada kesempatan review kali ini.
Langganan:
Postingan (Atom)









